Juli 10, 2023
Rangkuman Tugas 1-4
Kisah sukses Achmad Zaky, Founder dan mantan CEO Bukalapak
Oleh : Ricky Fardianto (AB02-Ricky)
NIM : 41521010156
Biografi
Ahmad Zaky lahir pada 24 Agustus 1986, seorang Putra dari pasangan suami istri yang berprofesi sebagai seorang guru SMP di salah satu kampung yang ada di daerah Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Founder bukalapak ini bukanlah terlahir dari keluarga yang kaya. Terlepas dari itu, pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi kedua orang tuanya dengan harapan sang anak bisa menjadi orang sukses kelak. Sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar zaky sudah mengenal dunia teknologi. Hal itu di awali dengan sebuah komputer pemberian dari salah satu pamannya pada tahun 1997. Dari situlah mulai muncul akan ketertarikannya terhadap pemrograman.
Prestasi saat kuliah
Selain aktif di dalam bidang akademis, Ahmad Zaky juga menggagas perubahan nama Entrepreneur Club menjadi Techno Entrepreneur Club. Serta lahirnya sebuah cabang ShARE Global Student Think Tank di ITB.
Tak cuma itu, Ahmad Zaky pernah menyabet juara 2 pada perlombaan MIC ( Wireless Innovation Contest) di tahun 2007 yang diadakan oleh indosat. Selain itu Merit Award dalam kompetisi INAICTA (Indonesia ICT Awards) tahun 2008, ikut menambah daftar prestasinya.
Ahmad Zaky mendapatkan beasiswa dari pemerintah Amerika Serikat untuk melanjutkan studi nya di Oregon State University selama dua bulan. Cukup mengejutkan bagi orang yang tak cukup mahir dalam berbahasa inggris namun bisa di terima di sana.
Perjalanan Bukalapak
Di tahun 2010, selama kurang lebih dua bulan Zaky bersama rekannya yaitu Nugroho Herucahyono yang kini menjabat sebagai CTO bukalapak, membangun software tersebut. Bermodalkan uang 90 ribu untuk membeli domain, akhirnya proyek itu pun diluncurkan ke publik pada 10 Januari 2010. Sempat terpikirkan banyak nama untuk websitenya. Dimana yang akhirnya Zaky dan team menamainya Bukalapak dengan alasan sesuai dengan visi misi perusahaan serta simpel dan mudah diingat. Tidak semulus seperti apa yang dibayangkan sekarang. Setelah Bukalapak diluncurkan, tidak ada satupun kunjungan ke situs tersebut. Rasa kesal, sedih dan marah sempat dilalui oleh pendirinya, namun ketika mengingat visi serta misinya, Ahmad Zaky pun bersemangat lagi.
Seiring berjalannya waktu, dikit demi sedikit impian Bukalapak mulai terwujud. Salah satu perusahaan asal Jepang yaitu Batavia Incubator, menjadi investor pertama yang menanamkan modal. Pada tahun 2012 kembali mendapatkan suntikan dana dari GREE Ventures. Lalu pada tahun 2014 seiring dengan peluncuran aplikasi mobile, perusahaan seperti Aucfan, IREP, 500 startup dan GREE Ventures berinvestasi di Bukalapak. Berselang satu tahun, yaitu 2015 EMTEK ikut bergabung ke dalam jajaran investor dan memiliki saham terbesar. Hingga pada tahun 2018, tercatat sekitar 4 juta UKM Indonesia yang bergabung bersama Bukalapak.
Daftar Pustaka
2019. "Biografi Ahmad Zaky: Founder dan Mantan CEO Bukalapak",
diakses pada 10 Juli 2023 pukul 00.41.
Mei 22, 2023
Daftar Link YouTube Afirmasi Kewirausahaan BD 402 ( PART 1 )
|
NO |
KODE PEBISNIS |
LINK YOUTUBE |
|
1 |
AB01-Basit |
|
|
2 |
AB02 - Ricky |
|
|
3 |
AB03-Vito |
|
|
4 |
AB04-Hiba |
|
|
5 |
AB05-iqbal |
|
|
6 |
AB06-Zaidan |
|
|
7 |
AB07-Herlina |
|
|
8 |
AB08-Najwa |
|
|
9 |
AB09-Azriel |
|
|
12 |
AB12-Sigit |
|
|
13 |
AB13-Mesha |
|
|
15 |
AB15-Daniel |
|
|
16 |
AB16-Chintya |
|
|
17 |
AB17-Raehan |
|
|
18 |
AB18-Dalilah |
April 11, 2023
Start Up Fitinline di Yogyakarta
Perusahaan fashion kain adalah
jenis perusahaan yang bergerak di bidang industri fashion dengan fokus pada
produksi pakaian dan aksesori dari berbagai jenis kain. Perusahaan ini biasanya
terdiri dari tim desainer, pengrajin, dan pemasar yang bekerja bersama-sama
untuk menghasilkan produk fashion yang menarik dan berkualitas tinggi.
Dalam dunia fashion, perusahaan
fashion kain memegang peran penting dalam menciptakan tren baru dan memberikan
inspirasi bagi konsumen untuk memilih pakaian yang sesuai dengan gaya mereka.
Perusahaan ini harus mampu mengikuti perkembangan mode terbaru dan menyesuaikan
diri dengan perubahan tren konsumen.
Untuk mencapai kesuksesan dalam
industri fashion, perusahaan fashion kain harus memperhatikan aspek kualitas
produk, pelayanan yang baik kepada konsumen, serta kemampuan untuk menghasilkan
desain yang unik dan inovatif. Selain itu, mereka juga harus memperhatikan
faktor-faktor seperti biaya produksi, manajemen keuangan yang baik, dan
strategi pemasaran yang efektif.
PEMBAHASAN
Istofani Api Diany merupakan CEO
sekaligus Founder dari Startup Fitinline. Startup Fitinline dimulai sejak tahun
2012. Pada saat itu, Fitinline mulai menyediakan jasa layanan jahit online.
Setelah owner sadar bahwa usahanya tidak kunjung berkembang, akhirnya sang
owner memutuskan melakukan perubahan arah bisnis tersebut sebanyak dua kali.
Kini, mereka memutuskan melakukan pengembangan, perbaikan, dan penstrukturan
layanan menjadi e-learning, social network, dan marketplace.
Startup Fitinline telah menjembatani
masyarakat yang ingin membuat pakaian dengan vendor-vendor pembuat pakaian.
Mereka mengklaim telah bekerja sama dengan lebih dari 180 vendor pakaian, dan
sejumlah pemasok bahan baku pakaian. Semua pelayanan konsumen Fitinline
tersebut berpusat di Perumahan Titibumi Residence, Sleman, Yogyakarta.
Peningkatan Selama Pandemi
Founder dan CEO Fititiline,
Istofani Api Diany menuturkan, selama pandemi penjualan dan permintaan layanan
jasanya meningkat.
"Awalnya kami bergerak pada
bisnis menjahit secara online. Namun, selama pandemi permintaan yang meningkat
itu terhadap material kain. Melihat peluang itu, penjualan kain pun
digiatkan," jelasnya kepada Tribunjogja.com, pada Rabu (09/09/2020).
Sang CEO mengatakan, saat ini
pemanfaatan media digital untuk pemasaran memang harus digalakkan. Jika, hanya
mengharapkan pasar konvensional kenaikan penjualan akan mengalami perlambatan. Pengusaha
pun harus jeli dalam menangkap sinyal pasar. Sehingga, masa pandemi bisa
menjadi momen untuk memperluas pemasaran secara digital.
PENUTUP
kesimpulannya, perusahaan di bidang
fashion pakaian e-commerce adalah salah satu industri yang terus berkembang di
era digital saat ini. Untuk meraih kesuksesan di industri ini, perusahaan harus
mampu memperhatikan aspek-aspek penting seperti kualitas produk, pelayanan yang
baik, pengalaman belanja yang menyenangkan bagi konsumen, manajemen logistik
yang efektif, dan strategi pemasaran yang tepat sasaran.
DAFTAR PUSTAKA
2019. " Mengenal 7
Startup Asal Kota Pelajar, Bagaimana Cara Kerjanya?",
diakses pada 11 April 2023 pukul
01.05.
Ginting, Sagita, Nanda. 2020. " Start Up Fitinline di
Yogyakarta Manfaatkan Pasar Digital pada Masa Pandemi
April 10, 2023
Mie Ayam Viral Dengan Konsep Warung Rumahan
KEWIRAUSAHAAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
NIM : 41521010156
KEWIRAUSAHAAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Secara etimologi, kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira artinya peluang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani, dan berkarakter agung. menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai dan berbakat dalam mengenali atau membuat produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun strategi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan peroprasian, dan marketingnya. Di Indonesia Kewirausahaan sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat umum. Kewirausahaan sebagai suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memperbaiki persoalan dan menemukan adanya peluang untuk memperbaiki kehidupan dengan usaha dan kerja. Definisi itu mengacu kepada aspek kreativitas dan inovasi, karena sifat kreativitas dan inovatif seseorang bisa menemukan peluang. Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang belum ada sebelumnya, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru yang diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal yang baru.
Revolusi Industri 4.0 membawa kemajuan teknologi yang sangat pesat di Era Digital ini dan membawa dampak baru untuk perkembangan perekonomian di dalam maupun luar negeri. Dalam bisnis, Revolusi Industri 4.0 atau yang biasa dikenal dengan istilah “Cyber Physical System” merupakan fenomena baru dimana terjadinya perpaduan antara teknologi cyber, otomatisasi, digitasi, interkoneksi produk, dan model bisnis. Dengan perpaduan tersebut rantai perdagangan dapat dioptimalkan sehingga dapat mempercepat mobilitas arus perdangangan dari produsen ke para konsumen. Dengan adanya optimalisasi tersebut hal itu akan menghemat biaya operasional sehingga dapat berpotensi meningkatkan kegiatan perekonomian dan pendapatan produsen serta juga meningkatkan efisiensi dari para konsumen. Disamping keuntungan dari kehadiran Industri 4.0 tersebut terdapat ancaman terhadap pengurangan para tenaga kerja namun tidak berlaku pada seluruh kegiatan industri. salah satu kegiatan industri yang tidak terlalu berdampak pengurangan tenaga kerja ialah industri kreatif sebab industri kreatif berbasis kreativitas, seni, budaya, dan inovasi.
Dalam Perkembangan dunia industri dari awal Industri 1.0 sampai sekarang yang telah memasuki Era baru yakni Industri 4.0 terdapat indikasi terhadap perubahan yang sangat drastis dalam berbagai faktor, yang salah satunya adalah perubahan dalam sistem produksi meliputi desain, produksi, komunikasi, distribusi bahkan sampai dalam interaksi antar komponen dalam industri. Transformasi ini memberikan dampak yang sangat bagus, dimana peran kewirausahaan dan organisasi sosial dinilai sangat strategis dalam membuat kemandirian ekonomi bangsa menjadi semakin bagus, dampaknya pertumbuhan ekonomi akan menjadi lebih kuat. Meningkatnya kemandirian ekonomi dapat memperkuat orientasi kewirausahaan untuk pertumbuhan yang lebih baik sehingga dapat mencapai tingkat kesejahteraan untuk seluruh masyarakat.
PEMBAHASAN
INOVASI KEWIRAUSAHAAN DI ERA
INDUSTRI 4.0
Dengan semakin meningkatknya berbagai kebutuhan masyarakat di Era
Industri 4.0 ini membuat para pelaku usaha memiliki inovasi dan kreativitas
untuk membuat banyak hal baru. Tujuannya adalah untuk menyeimbangkan antara
kewirausahaan dengan perkembangan teknologi dan trend yang semakin luas.
Era Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena teknologi siber dan teknologi otomatisasi. Sehingga perusahaan melakukan perubahan dengan mengganti tenaga kerja dengan mesin menggunakan teknologi kecerdasan buatan yang bisa menguntungkan bagi perusahaannya. Dalam pemanfaatan teknologi itu, masyarakat memanfaatkan peluang bisnis agar semakin mengikuti kecanggihan teknologi yang berkembang saat ini seperti contoh berikut ini.
- Online Shop: Online Shop merupakan salah satu contoh wirausaha di Era Revolusi Industri 4.0, para wirausahawan bisa memanfaatkan aplikasi Online Shop yang ada untuk bisa berjualan. Sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat dan tidak harus dilakukan secara langsung.
- Jasa Transportasi Online: Di Era Industri 4.0 ini segala sesuatu dapat dilakukan dengan mudah, selain membeli barang melalui online, ada juga Jasa Transformasi Online untuk memudahkan segala aktivitas masyarakat.
- Cloud Hosting: Cloud adalah teknik penyimpanan data di internet dan juga mudah untuk diakses kapanpun dan dimanapun. Cloud sering digunakan oleh masyarakat di tengah Era Revolusi Industri 4.0 ini. Semakin banyak kebutuhan banyak dari masyarakat yang membutuhkan penyimpanan besar yang tidak bisa diberikan oleh penyimpanan di ponsel ataupun komputer, sehingga cloud bisa menjadi salah satu alternatif.
- Content Creator: Salah satu usaha yang cocok dilakukan anak muda dengan kreativitas yang tidak terbatas yaitu Content Creator. bisnis ini memanfaatkan media sosial dalam melakukan interaksi kepada masyarakat. Contohnya penggunaan aplikasi TikTok, Instagram, dan YouTube dan aplikasi media sosial lainnya. Saat ini, semakin banyaknya content creator untuk pencari penghasilan tersebut adalah TikTok Creator, Selebgram, dan YouTuber.
- Digital Marketing: Di Era Industri 4.0 ini para pengusaha memutar cara untuk terbiasa dengan penggunaan teknologi. Saat ini yang dicari oleh perusahaan salah satunya adalah Digital Marketing. perkembangan media sosial sangat tinggi hingga membuat Digital marketing memiliki banyak jenis seperti jasa pembuatan konten di Instagram dan Facebook. Selain itu, pembuatan blog atau artikel online juga salah satu contoh dari digital marketing.
Dengan kesimpulan tersebut, pengusaha dapat mempersiapkan bisnis mereka untuk sukses di era industri 4.0 dengan memperhatikan inovasi, teknologi, konektivitas, adaptabilitas, keberlanjutan, dan keterlibatan dalam komunitas.
DAFTAR PUSTAKA
Febrianto, Heru. 2019. "Era
Industri 4.0 Jadi Peluang dan Tantangan Bagi Pelaku Bisnis",
diakses pada 12 Maret 2023 pukul
13.19.
Andrew. 2022. "Pengertian
Revolusi Industri 4.0: Jenis, Dampak dan Contoh Penerapannya",
https://www.gramedia.com/best-seller/revolusi-industri-4-0/,
diakses pada 12 Maret 2023 pukul
13.23.
Vestoli. 2022. "7 Contoh
Inovasi Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0",
https://vestoli.com/kewirausahaan-di-era-revolusi-industri-4-0/,
diakses pada 12 Maret 2023 pukul
13.28.
Pangesti, Ary, Nandang. 2022.
"Pengertian Kewirausahaan: Fungsi, Tujuan, Konsep, dan Ide Usaha",
https://dailysocial.id/post/pengertian-kewirausahaan,
diakses pada 12 Maret 2023 pukul
13.50.


