https://youtu.be/QvTwNkkGAtw
Tampilkan postingan dengan label @A46-AINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label @A46-AINI. Tampilkan semua postingan
Januari 01, 2017
Desember 18, 2016
Snack Garing
PERENCANAAN USAHA
SNACK GARING
Saat ini makanan ringan atau snack telah berkembang pesat dan menjadi kegemaran banyak orang, baik jenisnya, cita rasa maupun kemasannya.
November 17, 2016
SNACK GARING
Untuk lebih lanjutnya bisa kunjungi di situs berikut ini:
https://snackgaringenakdangurih.blogspot.co.id/?m=1yang sudah saya jalani ini selama pekan terakhir adalah bisnis yang bergerak di bidang kuliner.
September 29, 2016
Sepak Terjang PT. Kalbe Farma
Taukah kamu, Kalbe Farma didirikan sejak tanggal 10 September 1966. Berawal dari usaha farmasi yang dikelola di garasi rumah Jl. Simpang 1/1 Tanjung Priok, Jakarta Utara dan dikembangkan oleh enam bersaudara, yaitu Khouw Lip Tjoen, Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, dan F. Bing Aryanto. Pendiri utamanya adalah Dr. B. Setiawan Ph.D. yang mendapat gelar dan bergerak di bidang farmakologi. Bersama dengan Franciscus Bing Aryanto yang merupakan saudaranya sendiri. Mereka ingin meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat kala itu. Alhasil muncullah Kalbe yang berfokus pada bisnis farmasi ini.
Dr. Boen sendiri merupakan seorang dokter ahli farmakologi yang
sangat paham tentang dunia farmasi. Sedangkan Bing sangat jeli dalam melihat peluang
atau kesempatan untuk mengembangkan bisnis Kalbe dengan jaringan bisnis serta
relasi luas yang dimilikinya. Hingga sekarang PT. Kalbe Farma banyak dikenal
dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara.
Visinya adalah menjadi dominan dalam bisnis kesehatan di
Indonesia dan menjadi pemain dalam pasar global dengan brand yang kuat,
peningkatan melalui manajemen yang bagus dan teknologi canggih. Sedangkan Misinya
adalah meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik. Adapun nilai-nilai
utama yang dijunjung tinggi oleh Kalbe Farma adalah integritas, kerjasama yang
kuat, inovasi, agility dan memberikan yang terbaik untuk konsumen.
Hingga saat ini produk-produk Kalbe Farma yang telah beredar
di pasaran sudah mencapai kurang lebih sekitar 300 macam produk, seperti produk
under licensed yang merupakan hasil kerjasama dengan berbagai produsen yang ada
di luar negeri, seperti Daiichi dari Jepang untuk Cravit tablet dan injeksi, Schering
dari USA untuk Lesidas, dan sebagainya. Contoh produk-produk Kalbe Farma:
Dan bila kita ingin analisis PT. Kalbe Farma ini dengan menggunakan analisis SWOT, adalah sebagai berikut:
Jika kita melihat kekuatan dari Kalbe Farma ini, yang merupakan market leader untuk produk kesehatan masyarakat dan market leader untuk produk etichal. Produk-produknya merupakan leading brand dengan berbagai segmentasi pasar yang spesifik. Ia juga disebut sebagai inovator dalam mengembangkan obat-obatan dan menghasilkan banyak produk-produk baru yang berbasis teknologi tinggi dan lebih modern.
Namun Kalbe juga memiliki beberapa kelemahan, seperti
komponen-komponen impor dari obat yang masih sangat tinggi sekitar 90% dari
bahan baku yang digunakan dan 50% dari bahan-bahan pengemasan yang digunakan. Sehingga
hal ini berpengaruh pada harganya yang melonjak naik. Masalah utama pada bahan
baku sebagai bahan dasar produksi adalah ketergantungan dari luar negeri
sehingga bisa mengurangi manfaat yang diperoleh dari intensitas lokal karena
kurang berkembangnya industri kimia
lokal. Serta kurang adanya koordinasi antara industri-industri terkait,
misalnya saja antara industri kimia dengan industri farmasi yang sering
mengalami kesulitan karena intermediate-nya tidak bisa dibuat lokal.
Walaupun begitu,
Kalbe Farma tetap memiliki peluang untuk bisa mempertahankan dan mengembangkan
bisnisnya. Seperti besarnya jumlah penduduk di Indonesia yang tingkat konsumsi
obat perkapitanya rendah, sehingga menyebabkan pasar potensial yang bisa
dikembangkan. Kemudian kecenderungan untuk berkembangnya sistem penanganan
kesehatan sehingga dapat menyalurkan tenaga dokter, termasuk dengan dokter
spesialis yang dibutuhkan.
Adapun ancaman yang harus diantisipasi adalah adanya
kompetisi internal yang cukup keras. Ini terjadi karena jalur pemasaran berada
di kategori yang sama dan masih dalam ikatan saudara sehingga dengan mudah
melihat data masing-masing, hal ini bisa
memicu terjaidnya saling menjatuhkan. Adanya krisis ekonomi juga membuat daya
beli obat rakyat Indonesia itu menurun, sehingga berpengaruh pada kelangsungan
hidup industri farmasi nasional terutama untuk pasar lokal. Sejak diberlakukannya
Undang-Undang paten tahun 1974 dan direvisi tahun 2001 mengenai pengembangan
produk, sehingga produk Kalbe yang berstrategi copy cat sulit untuk
dikembangkan. Apalagi sistem legal belum cukup
untuk bisa menanggulangi adanya obat palsu dan berpengaruh pada
pengontrolan harga. Maka semakin luasnya pasar yang ingin dicapai untuk dapat
menembus pasar internasional akan semakin kuat pula pesaing-pesaing yang ada.
Kalbe mengaku bahwa sampai saat ini produknya belum mampu bersaing dengan
produk dari Amerika Serikat.
Referensi:
September 08, 2016
Garing, Enak dan Gurih
Deskripsi singkat mengenai usaha saya ini, yang saya beri nama "GARING" Enak dan Gurih, merupakan suatu usaha yang menjual macam-macam makanan ringan yang cocok disajikan sebagai cemilan di rumah,
Langganan:
Postingan (Atom)





