Muhammad Fahrul Prasetio
41123010075
Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil.
Universitas Mercu Buana
ABSTRAK
Business overview merupakan salah satu elemen penting dalam pitch
deck yang dirancang untuk menarik perhatian investor. Bagian ini bertujuan
memberikan gambaran singkat namun informatif mengenai bisnis, termasuk visi,
misi, nilai jual utama (unique selling proposition), dan peluang pasar. Cara
membuat business overview yang menarik memerlukan pemahaman mendalam tentang
audiens, penggunaan data yang relevan, dan penyajian yang visual serta
terstruktur. Artikel ini membahas langkah-langkah strategis untuk menciptakan
business overview yang efektif, termasuk menyoroti potensi bisnis, menunjukkan
solusi terhadap masalah yang ada di pasar, dan menggunakan bahasa yang
sederhana namun persuasif. Dengan pendekatan ini, pengusaha dapat memaksimalkan
peluang untuk mendapatkan dukungan dari investor.
KATA KUNCI : Pitch deck,
business overview, investor, strategi presentasi, peluang pasar, nilai jual,
startup, visi bisnis, komunikasi visual.
PENDAHULUAN
Dalam dunia bisnis, terutama bagi startup atau perusahaan yang
sedang mencari pendanaan, pitch deck menjadi alat komunikasi yang sangat
penting. Pitch deck merupakan presentasi ringkas yang dirancang untuk
menjelaskan potensi bisnis kepada calon investor. Salah satu komponen krusial
dalam pitch deck adalah business overview, yaitu bagian yang memberikan
gambaran umum tentang bisnis yang sedang dijalankan.
Business overview tidak hanya berfungsi sebagai pengantar, tetapi
juga sebagai elemen pertama yang menentukan apakah investor akan melanjutkan
minat mereka untuk mengetahui lebih dalam. Oleh karena itu, penyusunan business
overview harus dilakukan secara strategis dan menarik.
PERMASALAHAN
1.
Ketidakjelasan
Pesan Utama
Banyak
pengusaha kesulitan merumuskan visi, misi, atau nilai jual utama bisnis mereka
dengan jelas dan ringkas. Akibatnya, investor sulit memahami inti dari bisnis
yang ditawarkan.
2.
Kurangnya Data
yang Relevan
Business
overview yang tidak dilengkapi data konkret, seperti ukuran pasar, tren
industri, atau potensi pertumbuhan, cenderung dianggap lemah dan kurang
meyakinkan.
3.
Tampilan yang
Kurang Menarik
Penyajian
visual yang monoton atau terlalu penuh dengan teks sering membuat investor
kehilangan minat sebelum memahami isi pitch deck secara keseluruhan.
PEMBAHASAN
Membuat business overview yang menarik dalam sebuah pitch deck
memerlukan pemahaman mendalam tentang cara menyusun informasi secara strategis,
relevan, dan menarik bagi investor. Berikut adalah poin-poin utama yang perlu
diperhatikan:
1. Elemen Utama dalam Business Overview
-Visi dan misi
Jelaskan visi jangka panjang dan misi perusahaan dengan bahasa yang
inspiratif namun sederhana. Ini membantu investor memahami arah tujuan bisnis
Anda.
-Masalah yang Dipecahkan
Identifikasi masalah utama yang dihadapi target pasar. Buat investor merasa bahwa bisnis Anda memiliki solusi yang relevan dan signifikan.
-Ukuran Pasar dan Peluang
Sertakan data tentang potensi pasar, seperti ukuran pasar, tingkat
pertumbuhan, atau tren industri. Pastikan data didukung oleh sumber terpercaya.
2. Teknik Penyusunan yang Efektif
-Gunakan Visual yang Menarik
Infografis, ikon, atau diagram dapat membantu menyampaikan
informasi dengan lebih mudah dan menarik.
-Sesuaikan dengan Investor
Ketahui preferensi investor, misalnya fokus pada inovasi teknologi,
potensi keuntungan, atau dampak sosial.
-Narasi yang Memikat
Susun narasi yang menceritakan perjalanan bisnis, mulai dari
identifikasi masalah, solusi, hingga potensi keuntungan.
3. Kesalahan yang Harus Dihindari
-Terlalu Banyak Informasi
Jangan membanjiri slide dengan teks atau data yang berlebihan.
Pilih poin-poin yang paling relevan.
-Tampilan Tidak Profesional
Desain yang tidak konsisten atau tidak menarik secara visual dapat
merusak kesan pertama.
-Mengabaikan Relevansi
Informasi yang tidak relevan atau terlalu teknis dapat mengalihkan
perhatian dari inti pesan.
KESIMPULAN
Membuat business overview yang menarik dan efektif dalam pitch deck
memerlukan pemahaman yang mendalam tentang audiens, produk, serta tujuan bisnis.
Dengan fokus pada kejelasan, penyajian data yang relevan, desain yang
profesional, dan narasi yang memotivasi, akan mampu menciptakan presentasi yang
tidak hanya menarik perhatian investor, tetapi juga membangun dasar untuk
hubungan jangka panjang yang sukses.
DAFTAR PUSTAKA
1. https://entrepreneur.uai.ac.id/panduan-membuat-pitch-deck-untuk-startup-tahap-awal-di-indonesia/
2. https://www.academia.edu/40039823/Pitch_deck_examples
3.
https://www.cake.me/resources/pitch-deck-adalah?locale=id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar