KEWIRAUSAHAAN
Antara
Bisnis Konvensional Dengan E-Commerce
@Startup-K04
Garibaldi
@K21-Garibaldi
Idham
Rizqi Fajri @K04-Idham
Aldiansyah
Amir @K15-Aldiansyah Amir
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
2018
Abstrak
Perkembangan bisnis di era globalisasi saat ini
menimbulkan persaingan yang cukup ketat. Setiap harinya muncul pelaku bisnis
yang memperkenalkan bidang usahanya sehingga dunia bisnis semakin kompetitif.
Perubahan yang luar biasa dalam persaingan, produksi, pemasaran, pengelolaan
sumber daya manusia dan penanganan transaksi antar perusahaan dengan pelanggan
dan perusahaan dengan perusahaan lain, menyebabkan pengukuran kinerja
perusahaan menjadi hal yang penting bagi manajemen untuk melakukan evaluasi
terhadap performa perusahaan dan perencanaan tujuan di masa mendatang. Selain
digunakan untuk menilai keberhasilan perusahaan, pemgukuran kinerja juga dapat
digunakan sebagai dasar untuk menentukan sistem imbalan dalam perusahaan.
Bisnis online (E-Commerce) saat ini berkembang dengan pesat. Hal ini
dikarenakan dengan berbelanja secara online membuat keterbatasan jarak, waktu,
dan biaya dapat teratasi dengan mudah. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi
seseorang untuk berbelanja online, mulai dari biaya yang lebih murah, kualitas
jenis barang, kepercayaan, persepsi konsumen terhadap risiko, sampai dengan
faktor lainnya.
Keyword: Bisnis, E-Commerce
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Dengan
perkembangan teknologi informasi saat ini, telah menciptakan jenis-jenis dan
peluang-peluang bisnis yang baru di mana transaksi-transaksi bisnis makin
banyak dilakukan secara elektronika. Sehubungan dengan perkembangan teknologi
informasi tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan perbuatan
hukum seperti misalnya melakukan jual-beli. Perkembangan internet memang cepat
dan memberi pengaruh signifikan dalam segala aspek kehidupan kita. Internet
membantu kita sehingga dapat berinteraksi, berkomunikasi, bahkan melakukan
perdagangan dengan orang dari segala penjuru dunia dengan murah, cepat dan
mudah. beberapa tahun terakhir ini dengan begitu merebaknya media internet
menyebabkan banyaknya perusahaan yang mulai mencoba menawarkan berbagai macam
produknya dengan menggunakan media ini. Dan salah satu manfaat dari keberadaan
internet adalah sebagai media promosi suatu produk. Suatu produk yang
dionlinekan melalui internet dapat membawa keuntungan besar bagi pengusaha
karena produknya di kenal di seluruh dunia.
Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang sekarang di Indonesia telah mulai diperkenalkan melalui beberapa seminar dan telah mulai penggunaannya oleh beberapa perusahaan yaitu electronic commerce atau yang lebih dikenal dengan E-Commerce, yang merupakan bentuk perdagangan secara elektronik melalui media internet. E-Commerce pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. Jadi proses pemesanan barang dikomunikasikan melalui internet.
Keberadaan E-Commerce merupakan alternatif bisnis yang cukup menjanjikan untuk diterapkan pada saat ini, karena E-Commerce memberikan banyak kemudahan bagi kedua belah pihak, baik dari pihak penjual (merchant) maupun dari pihak pembeli (buyer) di dalam melakukan transaksi perdagangan, meskipun para pihak berada di dua benua berbeda sekalipun. Dengan E-Commerce setiap transaksi tidak memerlukan pertemuan dalam tahap negoisasi. Oleh karena itu jaringan internet ini dapat menembus batas geografis dan teritorial termasuk yurisdiksi hukumnya.
Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini, melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang sekarang di Indonesia telah mulai diperkenalkan melalui beberapa seminar dan telah mulai penggunaannya oleh beberapa perusahaan yaitu electronic commerce atau yang lebih dikenal dengan E-Commerce, yang merupakan bentuk perdagangan secara elektronik melalui media internet. E-Commerce pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. Jadi proses pemesanan barang dikomunikasikan melalui internet.
Keberadaan E-Commerce merupakan alternatif bisnis yang cukup menjanjikan untuk diterapkan pada saat ini, karena E-Commerce memberikan banyak kemudahan bagi kedua belah pihak, baik dari pihak penjual (merchant) maupun dari pihak pembeli (buyer) di dalam melakukan transaksi perdagangan, meskipun para pihak berada di dua benua berbeda sekalipun. Dengan E-Commerce setiap transaksi tidak memerlukan pertemuan dalam tahap negoisasi. Oleh karena itu jaringan internet ini dapat menembus batas geografis dan teritorial termasuk yurisdiksi hukumnya.
Manfaat Penulisan
1.
Dengan
adanya artikel ini dapat memberikan kesempatan kepada penulis untuk membahas mengenai
ilmu-ilmu yang diterima selama masa perkuliahan kedalam praktek lapangan.
2.
Sebagai
bahan informasi bagi pembaca apabila akan mengadakan penelitian lebih lanjut.
3.
Meningkatkan
pengetahuan dan wawasan tentang Langkah-langkah berbisnis antara konvensional
maupun online.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana
pengertian e-commerce?
2.
Bagaimana
contoh e-commerce?
3.
Apa
perbedaan antara e-commerce dengan bisnis konvensional?
PEMBAHASAN
1. Pengertian
E-Commerce
E-commerce
adalah dimana dalam satu website menyediakan atau dapatmelakukan Transaksi
secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang
secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana
terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce
akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya
operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). Adapun pendapat mengenai
pengertian E-Commerce bahwa E-commerce mengacu pada internet untuk belanja
online dan jangkauan lebih sempit. dimana e-commerce adalah subperangkat dari
E-Bisnis. cara pembayarannya: melalui transfer uang secara digital seperti
melalui account paypal atau kartu credit Sedangkan, E-Bisnis mengacu pada
internet tapi jangkauan lebih luas. area bisnisnya terjadi ketika perusahaan
atau individu berkomunikasi dengan klien atau nasabah melalui e-mail tapi
pemasaran atau penjualan di lakukan dengan internet. dengan begitu dapat memberikan
keuntungan berupa keamanan fleksibililtas dan efisiensi. cara pembayarannya
yaitu dengan melaui pembayaran digital secara E-Gold dan sudah di akui di
seluruh dunia dalam melakukan transaksi online.
Pada
umumnya pengunjung Website dapat melihat barang atau produk yang dijual secara
online (24 jam sehari) serta dapat melakukan correspondence dengan pihak
penjual atau pemilik website yang dilakukan melalui email.
Dalam
prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet dan browser yang
mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti Microsoft Internet Explorer
dan Netscape Navigator. Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan
kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet
security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat
transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard
menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang
menggunakan e-com.
Adapun
proses yang terdapat dalam E-Commerce adalah sebagai berikut :
1.
Presentasi electronis (Pembuatan Website) untuk produk dan layanan.
2.
Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.
3.
Secar otomatis account pelanggan dapat secara aman (baik nomor rekening maupun
nomor kartu kredit).
4.
Pembayaran yang dilakukan secara langsung (online) dan penanganan transaksi.
2. Contoh
e-commerce
Banyak sekali
yang dapat kita lakukan melalui E-Commerce yaitu :
1. Pembelian
buku melalui online.
2. Pembelian
elektronik melalui online.
3. Pembelian
kendaraan melalui online.
4. Pembelian
pakaian melalui online, dll.
3. Perbedaan Bisnis
Konvensional dengan e-commerce
E-commerce
:
Menggunakan
media internet sebagai penghubung jual beli.
Transaksi
dilakukan tidak secara langsung tatap muka dan harganya tidak bisa ditawar
seperti halnya contoh : Lazada.co.id, Amazon.com, Rakuten.co.id etc. mereka
hanya memiliki discount untuk beberapa barang dengan ketentuan tertentu yang
berlaku.
Pembayarannya
menggunakan atm ataupun kartu credit.
Tidak bisa
langsung menyentuh ataupun merasakan kualitas brang secara langsung hanya saja
biasanya dijelaskan untuk jenis bahan ataupun barang yang akan dibeli oleh
konsumen.
Karena sistem
pengiriman biasanya biaya yang dikeluarkan untuk barang yang akan dibeli belum
termasuk pajak untuk proses pengiriman (biaya pengiriman) sesuai dengan dimana
konsumen itu tinggal.
E-commerce
pembelanjaannya lebih mudah karena tidak harus keluar rumah atau datang ke toko
untuk membeli barangnya dan bisa dilakukan dimana saja selama ada koneksi
internet.
Konvensional :
Secara langsung
datang pada toko yang dituju sesuai dengan daerah masing-masing konsumen.
Transaksinya
dapat berupa cash ataupun menggunakan kartu kredit maupun debit.
Barang yang
dibeli terlihat langsung dengan kasat mata dan masih bisa mempertimbangkan
kualitas barang yang akan dibeli.
Karena langsung
untuk membeli barang yang besar ataupun banyak konsumen harus membawa kenderaan
yang lebih besar ataupun minta diantar kerumah seperti contoh : Lemari pakaian,
Kulkas, dll.
Bila retailnya
adalah eceran kecil konsumen dapat menawarkan dengan harga yang lebih murah
untuk pembelian dengan jumlah banyak. Namun apabila dengan retail besar seperti
supermarket mereka sudah mencantumkan harga pas untuk barang tersebut dan tidak
dapat ditawar.
CONTOH KASUS

ANTHONY FUNG - CEO ZALORA
Pengalaman yang Menentukan
Sebagai
orang yang telah mengenal Zalora dengan sangat baik, Anthony Fung memang
memiliki kredit tersendiri bagi perusahaan e-commerce tersebut. Bagaimana
tidak, pria yang telah menyelesaikan gelar Bachelor of Science dalam bidang
Ekonomi dari Wharton, University of Pennsylvania ini sudah bertahun-tahun
berkarir di Zalora.
Anthony
sendiri memulai karir pada Agustus 2012 hingga April 2013
di Zalora sebagai managing director Zalora Taiwan. Dari Taiwan,
Anthony kemudian dipindahkan ke Zolora Indonesia dengan posisi yang sama. Dari
pengalamannya bertahun-tahun inilah kemudian Anthony dipercaya oleh manajemen
Zalora untuk menjadi Chief Executive Officer (CEO) Zalora Indonesia
sejak 1 September 2015 silam dengan menggantikan posisi menggantikan Fredrik
Thomassen.
Berfokus Pada Strategi
Pelayanan Pelanggan
Sesaat
setelah diangkat menjadi CEO, Anthony langsung memberikan sambutannya. Di
hadapan awak media, pria yang masih terbilang muda ini menyatakan bahwa ia
sangat terhormat untuk dipilih sebagai pemimpin Zalora Indonesia. Ia pun
berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa membawa Zalora Indonesia terus
berkembang di industri e-commerce ini.
Ketika
ditanya tentang strateginya menjalankan Zalora Indonesia, Anthony
menyatakan bahwa dirinya akan mencoba berfokus pada strategi pelayanan
pelanggan.
Ciptakan Inovasi dan
Pengalaman Belanja Online yang Menarik
Selain
berfokus pada strategi pelayanan pelanggan, Anthony juga akan berusaha
memperkaya brand produk yang ditampilkan dengan cara terus berinovasi mengikuti
perkembangan teknologi. Dari kesempatan yang diberikan manajemen Zalora
Indonesia untuk dirinya, Anthony juga akan membuat sebuah pengalaman #belanja
online dengan baik kepada pelanggan. Hal-hal seperti mencari produk
di Zalora, order hingga proses pengiriman akan menjadi titik fokus
perhatian dari Anthony untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang menarik.
Lebih
dari itu, Anthony juga menyatakan bahwa dirinya dan tim akan selalu mencoba
sepenuh hati untuk memahami dan mengerti keinginan pelanggan. Keinginan
pelanggan menurut Anthony memang sangatlah penting untuk dipahami.
Dari
kesuksesan sebuah bisnis memahami keinginan pelanggan menurutnya akan membuat
sebuah bisnis akan tumbuh berkembang ke depannya. Untuk mengetahui keinginan
pelanggan bisa dilakukan dengan bertanya ke pelanggan tentang sebuah produk.
Dari sini maka produk yang ditawarkan akan benar-benar menjadi dan sesuai
dengan keinginan pelanggan.
Di
bandingkan dengan Zalora di negara lain, Zalora Indonesia memang memiliki
banyak sekali penawaran produk. Selain itu Zalora Indonesia juga memiliki
banyak #komunitas.
Maka dari itu dengan menanyakan keinginan pelanggan maka pembeli pun akan mampu
mendapatkan yang terbaik.
Tips Sukses Mencapai
Kesuksesan Karir dari Anthony Fung
Dalam
kesempatan yang sama, Anthony menyampaikan beberapa tips sukses dalam
pencapaiannya meraih posisi CEO Zalora Indonesia. Menurutnya, untuk sukses
dalam berkarir, seseorang harus menerapkan lima sikap dalam bekerja yaitu
pertama ia harus menyukai apa yang dilakukannya. Sebuah pekerjaan yang
dilakukan dengan landasan senang dan suka maka pekerjaan tersebut tidak akan
membosankan dan akan dilakukannya secara terus menerus.
Kedua,
sikap berkerja untuk mencapai kesuksesan karir adalah memiliki sikap ambisius.
Sikap ambisius di sini maksudnya adalah ambisi untuk memajukan industri yang
digelutinya berkembang dengan pesat dan mampu berkompetisi. Tips ketiga adalah
menaikkan standar dalam bekerja. Keempat adalah bekerja keras dan yang tips
terakhir untuk bisa mencapai kesuksesan berkarir dari Anthony Fung adalah
bersikap jujur kepada diri sendiri.
.
KESIMPULAN
Setiap ingin
memulai suatu bisnis, baik online maupun tidak. Kita harus mempunyai
pengetahuan tentang apa saja yang terdapat di dalam bisnis yang kita ingin
jalankan. Salah satunya Bisnis Online, sudah banyak bisnis online yang ada dan
tersebar di Indonesia. Tetapi tidak semua orang tahu tentang Bisnis Online.
Bisnis Online adalah
suatu kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan penghasilan (dalam bentuk
uang), yang di jalankan secara online melalui media internet. Banyak peluang
untuk memperoleh penghasilan dari Bisnis Online. Tapi bukan berarti memperoleh
uang dari bisnis online sangat mudah. Anda harus mengetahui benar tentang
bisnis online. Terlalu banyaknya Bisnis Online yang beredar di masyarakat, oleh
karena itu kita harus berhati-hati dalam menentukan atau memilih Bisnis Online
yang akan kita jalani. Karena tidak sedikit penipuan yang mengatasnamakan
Bisnis Online di internet.
Banyak kelebihan
dan kekurangan dari bisnis online. Tidak semua bisnis online dapat
menghasilakan keuntungan. Kita harus cermat dalam pemilihan bisnis online yang
akan kita jalani, karena saat ini tidak hanya satu bisnis online yang ada di
Indonesia. Selain itu, banyak penipuan yang mengatasnamakan bisnis online.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.budiwahono.com/pengertian-bisnis-online-dan-bisnis-konvensional/. (diunduh pada tanggal 25 maret 2018)
http:/
E-Comerce/ruang-lingkup-electronic-commerce.html (diunduh pada tanggal 26 maret 2018)
Budi Untung,
Hukum dan Etika Bisnis, ANDI, Yogyakarta, 2002
https://www.maxmanroe.com/anthony-fung-ceo-zalora-indonesia-yang-sukses-gapai-kesuksesan-berkarir.html (diunduh pada tanggal 27 maret 2018)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar