
Menggunakan nama berbahasa asing banyak yang menganggap United Bike merupakan sepeda dari luar negeri. Nyatanya, sepeda United Bike murni buatan lokal.
Tan Min Kong dan Tan Tjo Ing, pasangan suami istri ini awalnya tidak
terpikir mengenai merek dagangan mereka, awalnya mereka membeli aneka spare
part sepeda dan becak lalu di jual kembali. Pasangan suami istri tersebut
akhirnya membuka kios pertamanya pada tahun 1963 di lokasi Jembatan Lima.
Bisnis ini merupakan bisnis keluarga dimana seluruh anggota ikut terlibat
termasuk buah hati mereka bernama Stephen Mulyadi, Andrew Mulyadi dan Henry
Mulyadi. Meskipun ketiganya tidak diminta oleh orang tua untuk ikut terlibat, namun
keinginan membantu datang dari ketiganya, pada tahun 1970-an merek United Bike
mulai dipakai yang bermula dari membeli sepeda dari Taiwan dan mereka memberi
merek sendiri dengan United Bike. Dari tahun ke tahun, bisnis sepeda ini terus
berkembang hingga berdirilah perusahaan dengan nama PT Terang Dunia Internusa
di tahun 1991. Anak pertama yakni Stephen yang memiliki andil besar dalam usaha
yang bermula dari sebuah toko hingga mendirikan pabrik United Bike, tak hanya
itu Arifin Tedja putra dari Stephen Mulyadi memiliki gairah yang sama di bidang
ini, Beliau merupakan ahli khusus untuk teknologi sepeda dan design dari United
Bike hingga merek ini diakui oleh pasar luar negeri termasuk Eropa meyakini
bahwa merek ini sudah memiliki kualitas berstandar internasional bahkan
perusahaan ini aktif di bidang kegiatan bersepeda yang sudah diselenggarakan
ketujuh kalinya dengan bertajuk “Asia Pacific Downhill Challenge” dan diikuti
oleh 21 negara.
Era modern membuat perusahaan ini terus berinovasi dalam design dan
kualitas, seperti baru-baru ini design sepeda terbaru mereka diklaim dengan
harga lebih dari Rp. 100jt, hal yang sangat luar biasa tentunya kualitas bahan
pun lebih mahal.
Dari usaha ini kita dapat memetik pelajaran bahwa dengan kegigihan dan
kejujuran serta tekad untuk terus mengikuti perkembangan zaman dengan terus
berinovasi dan berkarya maka usaha akan terus berkembang bahkan menembus pasar
internasional.
Sumber:
Majalah BCA Prioritas edisi 69
https://unitedbike.com/bikes
Tidak ada komentar:
Posting Komentar