April 15, 2016

MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES

MOTIVASI MENJADI PENGUSAHA SUKSES

Pendidikan menjadi kunci sukses keluar dari kesulitan dan membantu meraih keberhasilan usaha. Jangan percaya pada mitos-mitos terkait kewirausahaan. Berikut ini beberapa mitos yang selalu kita dengar di tengah masyarakat :
Wirausaha merupakan bakan & keturunan
Pengusaha adalah pelaku, bukan pemikir
Wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk
Pengusaha adalah selalu sebagai investor
Pengusaha membutuhkan keberuntungan
Pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal
Pengusaha adalah sama seperti penjudi

Mengubah Pola Pikir

Merubah sesuatu yang telah menjadi kebiasaan tidak mudah. Perubahan bukanlah kata yang menakutkan dan membahayakan. Mengubah pola pikir memerlukan keberanian dan kerelaan.
Menurut McGrath dan MacMillan (2000) ada lima karakteristik yang umumnya dimiliki oleh pengusaha :
Pengusaha sangat bersemangat dalam melihat atau mencari peluang-peluang baru
Pengusaha mengejar peluang dengan disiplin yang ketat
Pengusaha hanya mengejar peluang yang sangat baik dan menghindari mengejar peluang laun yang belum jelas
Pengusaha berfokus pada pelaksanaan
Pengusaha mengikutsertakan energy setiap orang yang berbeda dalam jangkauan mereka

Memotivasi Berprestasi

Semakin seseoang meyakini bahwa dirinya dapat mengelolah berbagai kekuatan dan kelemahan, maka semakin yakin ia bahwa dirinya dapat mewujudkan satu prestasi. Ciri-ciri pribadi wirausaha yang berhasil adalah :
Berorientasi pada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko untuk mencapai tujuan
Dapatmendayagunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki dan mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada
Mempunyai perilaku yang agresif dalam mengejar tujuan atau berorientasi pada tujuan dan hasil
Mau belajar dari pengalaman
Memupuk dan mengembangkan pribadi unggul secara terus-menerus

Seseorang menat berwirausaha karena adanya sesuatu motif, yaitu motif berprestasi. David C. McClelland mengelompokan motivasi menjadi tiga motif social yaitu: kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan kekuasaan, dan kebutuhan akan afisiliasi.

Memanfaatkan Kekuatan Pikiran Bahwa Sadar

Apa saja yang kita dapatkan hari ini, baik disadari maupun tidak, sebenarnya merupakan hasil dari proses kekuatan alam bahwa sadar. Yakinlah apa yang kia dapatkan hari ini sebenarnya sudah pernah kita bayangkan sebelumnya atau pernah terlintas dalam otak, imajinasi, atau bahkan dalam mimpi walau hanya sesaat.

Proses mental bahwa sadar dapat membantu kita melaksanakan kegiatan sehari-hari. Menggunakan kekuatan yang terfokus pada keiginan untuk merasakan suatu kesenangan atau kesengsaraan mampu menimbulkan energy dasyat dalam hidup.

Pikiran manusia dapat dikelompokan menjadi dua yaitu pikiran sadar dan tidak sadar. Pikiran bahwa sadar mampu mengontrol tindakan secara otomatis. Beberapa factor atau kondisi yang mendorong semakin produktifitasnya pikiran bawah sadar yaitu :
Sikap ragu-ragu
Sikap berani
Bermacam-macam pengalaman, memori, dan ketertarikan
Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh
Menyerah sementara
Istirahat / santai
Menulis
Berukar pikiran
Bebas dari kebingungan atau kekacauan
Batas waktu (deadlines)

Tensi (tension)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar