Pada judul ini
pasti kita bertanya, Bagaimana sih untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses?, Apa langkah kita untuk membangun suatu usaha yang maju?.
Pertanyaan ini yang sering didengar kalau ada seseorang ingin memulai untuk berbisnis. Sebuah bisnins/usaha akan maju kalau sang pemilik usaha tersebut mau mencari tau bagaimana caranya supaya bisnis yang ingin dia bangun bisa sukses. Pertanyaannya sekarang mau kah sang pemilik usaha tersebut belajar, mencari tau, berusaha dan berkerja keras untuk itu?. Kebanyakan orang Indonesia yang mau memualai usahanya mempunyai rasa takut kalau usaha yang dibangun akan bangkrut, usaha yang dia bangun akan failed, gulung tikar, dll. Hal ini membuat orang Indonesia yang awalnya mau membangun usaha tapi takut dengan hal tsb, dan pada akhirnya memilih untuk menjadi pegawai atau menjadi pengangguran. Pada dasarnya konsep dasar seseorang ingin menjadi pengusaha yang sukses adalah mencoba/action duluuuu!!. Seperti kata Om Sadino: “Pengusaha yang bodoh adalah pengusaha yang memikirkan rugi terlebih dahulu sebelum ia memulai usahanya”. Pada awalnya Om Sadino ini dianggap gila oleh banyak orang , namun sekarang walaupun beliau sudah tiada, tetapi usaha yang dibangun masih sukses tuh!. Harusnya ini menjadi motivasi bagi kita untuk mau berwirausaha tidak bekerja sebagai pegawai di kantor orang, kan ada sebuah hadits Rasulullah lebih baik member dari pada meminta!!. Di Indonesia sekarang dibutuhkan wirausahawan baru, kenapa demikian?? Karena di Indonesia sendiri masih banyak pengangguran yang menjadi parasit di negri ini. Maka dari itu Negara kita masih dianggap belom maju dari segi ekonominya. Kurs dollar yang semakin melonjak, harga pangan yang semakin tinggi, dan banyaknya pengusaha asing yang membangun usahanya ditanah kita. Hal ini yang membuat orang Indonesia semakin hancur perekonomiannya. Maka dari itu kita sebagai pemuda Indonesia harus mencoba berwirausaha, agar perekonomian negri ini makin terangkat dan mampu bersaing dengan negri lain, syukur syukur kurs rupiah bisa diatas dollar US HEHEHEHE.
Pertanyaan ini yang sering didengar kalau ada seseorang ingin memulai untuk berbisnis. Sebuah bisnins/usaha akan maju kalau sang pemilik usaha tersebut mau mencari tau bagaimana caranya supaya bisnis yang ingin dia bangun bisa sukses. Pertanyaannya sekarang mau kah sang pemilik usaha tersebut belajar, mencari tau, berusaha dan berkerja keras untuk itu?. Kebanyakan orang Indonesia yang mau memualai usahanya mempunyai rasa takut kalau usaha yang dibangun akan bangkrut, usaha yang dia bangun akan failed, gulung tikar, dll. Hal ini membuat orang Indonesia yang awalnya mau membangun usaha tapi takut dengan hal tsb, dan pada akhirnya memilih untuk menjadi pegawai atau menjadi pengangguran. Pada dasarnya konsep dasar seseorang ingin menjadi pengusaha yang sukses adalah mencoba/action duluuuu!!. Seperti kata Om Sadino: “Pengusaha yang bodoh adalah pengusaha yang memikirkan rugi terlebih dahulu sebelum ia memulai usahanya”. Pada awalnya Om Sadino ini dianggap gila oleh banyak orang , namun sekarang walaupun beliau sudah tiada, tetapi usaha yang dibangun masih sukses tuh!. Harusnya ini menjadi motivasi bagi kita untuk mau berwirausaha tidak bekerja sebagai pegawai di kantor orang, kan ada sebuah hadits Rasulullah lebih baik member dari pada meminta!!. Di Indonesia sekarang dibutuhkan wirausahawan baru, kenapa demikian?? Karena di Indonesia sendiri masih banyak pengangguran yang menjadi parasit di negri ini. Maka dari itu Negara kita masih dianggap belom maju dari segi ekonominya. Kurs dollar yang semakin melonjak, harga pangan yang semakin tinggi, dan banyaknya pengusaha asing yang membangun usahanya ditanah kita. Hal ini yang membuat orang Indonesia semakin hancur perekonomiannya. Maka dari itu kita sebagai pemuda Indonesia harus mencoba berwirausaha, agar perekonomian negri ini makin terangkat dan mampu bersaing dengan negri lain, syukur syukur kurs rupiah bisa diatas dollar US HEHEHEHE.
Sukses
membutuhkan kerja keras.
Iyalah sukses
butuh kerja keras, tapi mau kah kita berkera
keras. Terakadang banyak orang yang sudah menyerah ditengah jalan padahal
tinggal sedikit lagi menuju
kesuksesan bahkan ada yang baru memulai
tapi sudah menyerah. Pada
pembahasan awa pengarang menyaikan konsep dasar
kewirausahaan adalah mencoba atau action!, namun sekaran
pengarang ingin menambahakan dengan kerja keras. Kerja
keras adalah sifat orang
sukses yang mana ia mau
mau mencoba, maju, dan berhasil dalam karirnya sebagai pengusha.
Dan keberhasilan adalah hadiah bagi orang yang
mau berkerja keras. “Sekarang kita bayangkan kalau kita berhasil pada
usia muda” kita bisa pamer kalau kita berhasil, bisa beli ini beli itu,
bisa mendapatkan pacar yang catik dan
sexy (bagi cowok) hahahaha, ini hanya
perumpamaan. Dari ini aja kita bisa melihat kedepan kalau kita mau berkerja keras demi masa depan kita, pasti apa
yang kita inginkan akan tercapai.
Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras, keberhasilan
tidak akan mengkhianati proses,
kalau proses yang kita tempuh tidak seberapa maka hasilnya tidak seberapa
juga, namun kalau proses yang tempuh dengan penuh kera keras maka akan banyak keberhasilan yang kita capai.
Kita menengok
kebelakang bahwa ada seorang ilmuan yang berhasil membuat lampu pijar padahal
gagal 1000 kali. Siapa dia!!. Thomas Alva Edison seorang penemu
lampu pijar yang gagal 1000 kali namun
masih gigih untuk mencoba. Dengan kerja kerasnya kita dapat berterima kasih
kepada beliau dengan kontribusi dia, kehidupan
kita tidak gelap gulita lagi seperti manusia purba.
Begitu juga
kalau kita mau sukses dalam berwirausaha, kerjakeras dan terus mencoba adalah 2
kuci yang mampu mengangkat diri kita untuk sukses dan terhormat dimata orang.
Bisnis yang berhasil ialah bisnis yang punyanya mau berkera keras dan terus mencoba untuk keberhasilan yang gemilang !!.
Ciri dan sikap
wirausahawan.
Setelah
melihat keuntungan berwirausaha, maka
sekarang pengarang akan menyajikan ciri dan sikap wirausahawan. Apakah ada
cirri yang sesuai dengan diri ada, Ayo mari kita lihat.
Geoffrey G. Meredith (1996)
mengemukakan ciri-ciri wirausahawan yaitu :
1. Percaya Diri
Percaya diri merupakan
sikap dan keyakinan untuk memulai. melakukan, dan menyelesaikan tugas atau
pekerjaan yang dihadapi.
2. Berorientasi Pada Tugas dan
Hasil
Apapun jenis usahanya, seberapa
keraspun usaha yang dilakukan apabila ternyata tidak berhasil, maka tidak ada
gunanya.
3. Berani Mengambil Resiko
Seorang wirausahawan harus mengetahui
peluang kegagalan untuk memperkecil kegagalan usaha.
4. Kepemimpinan
Memberikan suritauladan, tidak
antikritik, berfikir positif, dan memiliki kecakapan dalam bergaul
5. Keorisinilan
Keorisinilan dan keunikan dari suatu
barang dan jasa, merupakan hasil inovasi dan kreativitas yang diterapkan.
Wirausahawan harus mampu membuat sesuatu yang baru dan berbeda.
6. Beriorientasi Pada Masa
Depan
Memiliki pandangan jauh kedepan dan
jika perlu sudah tiba lebih dahulu pada masa depan merupakan kemampuan yang ada
pada setiap wirausahawan yang sukses.
Sikap Wirausahawan yaitu :
> Disiplin : Dalam
melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang
tinggi. Arti dari kedisiplinan itu adalah ketepatan komitmen wirausahawan
terhadap tugas dan pekerjaannya.
> Komitmen Tinggi : Komitmen
adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik
terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam hal ini seorang wirausahawan
harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif
(berorientasi pada kemajuan).
> Jujur : Kejujuran
merupakan landasan moral yang terkadang dilupakan oleh seorang wirausahawan.
> Kreatif dan Inovatif : Untuk
memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya
kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas seharusnya dilandasi dengan cara
berfikir yang maju dan penuh gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan yang
lainnya.
> Mandiri : Kemandirian
merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Seseorang
dikatakan mandiri jika orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik
tanpa adanya ketergantungan pada pihak lain dalam mengambil keputusan atau bertindak.
> Realistis : Seseorang
dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta atau realita
sebagai landasan berfikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan
maupun tindakan atau perbuatannya agar calon wirausahawan yang berpotensi pada
akhirnya tidak mengalami kegagalan.
Membangun kewirausahaan
di Indonesia.
Hasilsurvei Litbang media group,yang
ditulis dalam editorial Media Indonesia
tanggal 30 Aoril 2007 berjudul
“Miniminya minat menjadi pengusaha”, hal
ini menunukan bahwa minat orang Indonesia
untuk menadi pengusaha sangatlah rendah, hal ini terlihat dari survey
“Di Indonesia hanyakurang dari 2% yang mengembangkan usaha, dan di Singapura 20 % yang mengembangkan
usaha, hal ini juga yang membuat
Negara kita kalah dengan
Negara singapura. Kalau kita
lihat dari segi geografis singapura
kalah dengan kita yang banyak sumber daya alamnya. Mengapa kita kalah dalam
hal bisnis/ekonomi?? Jawabannya
sederhana kita hanya kurang sumber daya
manusia yang potensial, sumber daya manusianya banyak namun tidak potensial.
Kalau saja kita mau beriwirausaha, mau mencoba, belajar dan memandang masa
depan maka kita tidak akan kalah lagi dengan
Negara lain. Globalisasi yang menimpa
Indonesia ada sisi positifnya yaitu banyak hal baru yang masuk negri
kita. Seorang yang punya jiwa pengusaha sejati pasti akan menemukan celah untuk
berbisnis, dan celah inilah yang akan membuat diri kita dapat bersaing dengan pengusaha
lainnya. Seperti produk minuman coffe sturbuck yang masuk ke Indonesia, banyak
yang hanya ingin sekedar ngopi disana, padahal
kalau hanya ngopi bisa diwarung
atau di warkop tanpa harus mengeluarkan uang banyak hanya untuk segelas kopi
saja. Tapi mengapa sturbuck ramai?? Jawabannya cukup
simple yaitu yang punya sturbuck itu kreatif dan mampu melihat celah yang ada sebagai keuntungan yang besar. Sebenarnya
kita bisa seperti itu kalau mau melihat kondisi sekarang tanpa melihat yang
negatifnya saja, positive thingking broooo!!!. Pasar tidak tercipta sendirinya,
pasar itu bisa diciptakan. Filosofi ini yang memotivasi saya sebagai penyai
untuk berwirausaha di usia muda,
walaupun masih muda dan masih kuliah, tapi tidak menyurutkan saya untuk berwirausaha. Impian saya ingin mempunyai café yang dapat
mengalahkan sturbuck , kenapa demikian ??. karena potensi kopi yang ada di Indonesia sangatlah banyak, namun apakah
kita mau mencoba dan berusaha untuk itu. Ilustrasi di atas memberikan kita
motivasi bahwa kita pasar itu dapat diciptakan kalau kita mau menciptakannya dan mau berusaha. Potensi alam di Indonesia sangatlah
banyak, namun SDMnyayang kurang
berkualitas. Ayolah kita berkarya yang kreatif, menciptakan inovasi yang
mampu menguntungkan diri kita, dan tekun.
AYOLAH BERWIRAUSAHA !!!!!!
REFERENSI
BUKU2007 ”KEWIRAUSAHAAN MEMBANGUN USAHA SUKSES SEJAK USIA MUDA”
Persiapan pribadi
pengusaha muda.
Yang muda yang
berkarya ialah kata yang sering kita dengar dalam kehidupan kita. Usia ideal untuk menjadi pengusaha yang
sukses ialah pada usia muda, agar
di usia tua nanti kita tinggal santai
menikmati hasil yang kita peroleh pas saat muda.
Beberapa cerita
inspiratif supaya kita termotivasi untukmenjadi pengusaha di usia muda:
Kisah Sukses Pengusaha Mantan Satpam Omzet 5M/ bulan
Kisah ini adalah kisah nyata. Kisah
seorang mantan satpam sukses menjadi pengusaha dengan omzet 5 milliar perbulan.
Dari mana tahu kalau ini kisah nyata? Karena mantan satpam ini pernah menjadi
karyawan Mas Jaya Setiabudi. Dan kisah ini diceritakan langsung oleh Mas Jaya
Setiabudi di Group Forum Bersama Jaya Setiabudi. Yuk langsung saja kita simak
kisah pengusaha sukses yang satu ini.
Berhasil memulai usaha & menjadi pengusaha sukses dari modal nol

JS: Mas, mau jadi pengusaha gak?
IP: Hah? Mana ada yang gak mau jadi pengusaha Mas..? Pasti mau, tapi gimana caranya?
JS: Ya sudah, ada lowongan salesman di perusahaanku, gaji 1,5 juta, keluar kerja aja dan ikut aku.
IP: Beneran Mas? Tapi kan saya gak pernah jadi salesman sebelumnya? Gimana kalau magang aja dulu, pas saya ‘off’’?
JS: Kelamaan, aku kasih waktu 3 hari, putuskan atau aku kasih ke orang lain..
IP: *bengong dan gak bisa tidur 2 hari, katanya*
2 hari kemudian, dia menelepon saya dan join di perusahaan saya sebagai salesman pertama saya. Sungguh rekor, di hari pertama kerja, dia sudah mencetak kerugian S$ 800, he he he. Apakah saya marah? Ya iyalah, gak marah gimana, lha duit segitu sangat berarti saat itu. Tapi selesai ya selesai, the show must go on. Saya punya keyakinan, pemuda ini sangat berpotensi.
Dengan sistem ‘caddying’ dia mengikuti kemana pun saya pergi, terutama melihat saya bernegosiasi. 4 bulan kemudian, dia sudah cukup mahir dan bisa meng-handle orderan ratusan juta. Bahkan saya mengakui bahwa ternyata dia lebih jago menjual dan entertain client dibandingkan saya. Prestasinya membuat saya mengangkat dia sebagai sales manager dan membentuk sales team yang lebih besar.
4 tahun kemudian, dia memutuskan untuk keluar dan membangun perusahaannya sendiri, yaitu outsourcing security. Benar-benar usaha yang dimulai dari modal orang lain.
Saat ini dia telah mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga security dengan omzet sekitar 5 miliar perbulan. Bagi saya, dia adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya miliki. Namanya Dwifung Wirajaya Saputra..
POLA Sukses Mas ‘Ipung’ (Dwifung):
1.Gigih dan Konsisten dalam memperjuangkan sesuatu.
2.Keterandalan yang tinggi. Berikan dia tugas dan akan dia bereskan..!!
3.Fisik yang kuat.
4.Keluwesan berkomunikasi.
5.Setia kawan yang tinggi.
Saya yakin, bahwa nasib itu tidak linier, jika kita mau memperjuangkan dan memantaskan diri untuk mendapatkannya. Tunggu kisah-kisah berikutnya..
Itulah tadi Kisah Sukses
Pengusaha yang merintis dari nol. Apa pelajaran yang bisa diambil dari kisah
sukses ini?
Pelajaran dari Kisah Sukses Pengusaha Modal Nol
Siapa bilang bisnis itu
selalu identik dengan modal? Sudah terbukti bahwa modal utama itu KEBERANIAN,
kedua KREDIBILITAS (nama baik), ketiga adalah KETRAMPILAN. Kalau Anda selalu
mengasah ketiganya, jalan berikutnya akan terbuka.
Kalo ditanya apa modal
paling utama menjadi pengusaha muda?
Jawabnya: KEBERANIAN..! Pintar? Gak menjamin jadi pengusaha. Terbukti banyak
orang pintar yang masih jadi karyawan, meski sudah minum tolak angin. *ehh..
Kabar baiknya, berani itu
bisa dilatih dan tidak berbahaya. Mau? Gampang saja.. mulailah belajar “Berani
Tanya..!”. Tanya apa?
Kalo belum punya mobil,
dalam 3 hari, mulai dari sekarang, harus berani datang ke showroom mobil. Terus
coba masuk kedalam, kalau bisa test drive. Kemudian tanya harganya, boleh
dilanjutkan tawar-menawar. Ingat: Tanya aja gak bayar, nawar juga belum pakai
duit kan?

Sumber: Ebook The Power of Kepepet
Kalau gak pengin punya
mobil, mau ibadah aja. Ya boleh juga. Misal pengin naik haji atau umroh..
Datangi biro Umroh Haji, tanya-tanya, ambil brosur, kalau perlu DP-in. 100 ribu
juga DP kan? Kalau gak jadi pun, setidaknya udah pernah DP.
Namanya pengusaha, kan
butuh tempat usaha tuh, seperti kios, ruko untuk kantor atau rumah. Nah, kalau
lihat rumah, kios, ruko, ada tulisan “DIJUAL” atau “DISEWAKAN”, maka wajib
tanya dan langsung tawar. Ingat lagi: Tanya aja gak bayar, menawar pun juga gak
bayar.
Yang gak praktek dalam 3
hari, maka pantatnya bisulan..! Setuju..?
Kalau kedua tugas kecil
itu Anda lakukan, in sya Allaah akan terasa getaran keberanian di diri Anda.
Belajarlah menawar, minta
bayar mundur, cicil, atau kerjasama. Misalnya ada gerobak seken nganggur → tawar bayar cicil atau sewa bayar
mundur. Kalau gak mau? Cari sampai ada yang mau..!!
Jangan banyak berandai
terhadap hambatan → itu sama dengan berdoa mengharap hambatan. “Jangan2,
jika2, maka2, kalau2, iya2, nggak2, nanti2..” → terus kapan mulainya?
Jika Anda sudah dapat
salah satu, misalnya tempat, maka akan jauh lebih mudah mencari elemen lainnya
dengan negosiasi. Jika ditanya, “Sudah ada tempatnya?”, maka Anda bisa
menjawab, “Oww sudah disitu..!” → investor atau rekanan Anda lebih
percaya, daripada Anda bilang “Rencananya…”. Betulkah?!
Jika mentok 1 jalan, cari
jalan yang lain.
Meski impian besar, tapi
mulailah dari yang kecil, yang Anda bisa lakukan dan kuasai.
Investor atau rekanan
akan lebih percaya jika Anda sudah punya langkah, daripada yang hanya bilang,
“Rencananya…”
Itulah langkah kecil yang
bisa Anda lakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses. Meski langkah kecil, jika Anda
melakukan maka akan berdampak besar..!
Demikian Insipirasi dari
Kisah Sukses Pengusaha modal nol. Semoga memberi pencerahan untuk kita semua.
3 Kisah Sukses Pengusaha MudaBerbagai kisah sukses pengusaha muda menunjukkan bahwa pemuda pun ternyata bisa menjadi pengusaha. Pandangan yang banyak terjadi adalah pengusaha hanyalah orang-orang yang berusia tua. Saat ini, pandangan tersebut ternyata salah. Jika menelusuri dunia bisnis saat ini, kita pasti akan menemukan ada begitu banyak pengusaha berasal dari kalangan muda.
Pandangan lain yang muncul adalah bahwa pengusaha merupakan orang-orang bermodalkan uang banyak. Mereka sukses dan menjadi kaya raya dari hasil bisnisnya. Mulai sekarang, tampaknya pikiran seperti itu harus di ubah. Kenyataannya, banyak kisah sukses pengusaha muda yang memulai bisnis dari nol dengan modal pas-pasan.
Adapula yang beranggapan bahwa bisnis semata-mata untuk mengejar kekayaan. Anggapan-anggapan keliru itu menyebabkan anggapan bahwa barometer pengusaha sukses adalah pengusaha yang bisa menciptakan kekayaan melimpah melalui wirausaha yang dibangun. Padahal, untuk memulai bisnis, hal yang paling utama adalah keberanian dan optimism untuk mau meekuni wirausaha.
Henry Indraguna – Ikon Pengusaha Muda Cuci Mobil Busa Salju
Kita mungkin pernah mendengar nama Henry Indraguna. Dia adalah salah satu ikon kisah sukses pengusaha muda. Pria muda kelahiran Bandung pada 28 Agustus 1973 ini merupakan bos pemilik The Auto Bridal Indonesia, sebuah tempat usaha cuci mobil “busa salju”. Dalam membangun bisnisnya ini, henry berkali-kali mengalami jatuh bangun. Berbagai bidang wirausaha pun pernah dijalaninya. Namun, ia selalu bangkrut dan kembali dari nol.
Kini usaha cuci mobil garapan Henry telah mencapai omset sebesar 7,5 miliar rupiah tiap bulan. Suatu keuntungan yang fantastis bagi seorang pengusaha muda bermodalkan pas-pasan. Sebelumnya, Henry yang merupakan lulusan Universitas Maranatha bandung ini pernah bekerja sebagai salesman. Dia kemudian memulai bisnisnya dengan berjualan ayam goring.
Untuk modal bisnis cuci mobil ini, Henry berutang kepada mertua dan kerabatnya. Awal-awal berdiri usaha cuci mobil, Henry agak kurang diminati masyarakat. Namun, Henry menganggap hal itu sebagai sebuah proses “part of game” yang harus dilaluinya. Henry merasa tertantang untuk mengubah citra tempat cuci mobil yang terkesan kotor menjadi bersih dan nyaman. Ia pun mewujudkan dengan inovasi cuci mobil salju The Auto Bridal.
Suami dari Fangky Christina ini terus melakukan inovasi untuk mengembangkan bisnis cuci mobilnya. Henry kemudian mengagagas cuci mobil es krim, salon mobil dan motor bridal. The Auto Bridal Indonesia milik Henry tiap bulan melayani lebih dari 120 ribu unit mobil dengan ongos cuci sebesar Rp. 35.000,00 per unit mobil. Henry kini telah mempunyai sekitar 84 cabang dari The Auto Bridal Indonesia yang terbesar di seuruh Indonesia.
Mantan salesman produk mainan cina ini pernah meraih penghargaan Outstanding Enterpreneurship Award Asia Fasific Enterpreneurship Award (AFEA 2008). Penghargaan itu di berikan atas kerja kerasnya membangun bisnis di usia muda. Keberhasilannya saat ini dirasanya belum cukup. Ia pun berencana akan melebarkan sayap bisnisnya hingga ke Negeri Jiran, Malaysia.
Pengusaha Muda Yang Sukses Dengan Boneka Anatomi
Mengawali bisnis di usia muda ternyata memberikan banyak pembelajaran dan pengalaman unik bagi tiga mahasiswi Jurusan Keperawatan Universitas Indonesia (UI), yakni Yunara Ningrum Nasution, Syifa Fauziah, dan Manggarsari. Meskipun sekarang ini mereka masih disibukan dengan tugas-tugas utama di bangku perkuliahan, namun ketiga dara cantik ini tidak mengubur jiwa entrepreneur dalam dirinya dan mulai membuka peluang usaha yang sesuai dengan bidang pendidikannya.
Memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, tiga remaja yang rata-rata berusia 23 tahun ini berinisiatif membuat boneka anatomi yang dilengkapi dengan organ tubuh seperti layaknya manusia. Tidak seperti boneka anatomi lainnya yang sering kita temui di laboratorium, boneka anatomi buatan Manggar, Syifa, dan Yunara memiliki bentuk yang cantik dan bagian perutnya bisa dibedah untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang organ penting dalam tubuh manusia, seperti misalnya paru-paru, jantung, hati, lambung, usus besar, maupun usus halus.
Perjalanan Menuju Sukses
Berawal dari obrolan ringan di Kampus Keperawatan Universitas Indonesia, Manggar, Syifa, dan Yunara segera mewujudkan ide segarnya dengan mencari tukang jahit yang bisa memproduksi boneka dan pakaiannya. Setelah melewati beberapa kali uji coba, akhirnya mereka menemukan bentuk yang paling proporsional dan menjadikan boneka tersebut sebagai sampel produk bagi calon konsumennya.
Setelah mendapatkan respon yang cukup bagus dari orang-orang di sekitarnya, mereka mulai menggandeng pabrik boneka yang ada di kota mereka untuk memproduksi boneka anatomi secara massal. Awalnya Manggar, Syifa dan Yunara memproduksi 100 buah boneka dan memakan biaya produksi sekitar Rp 15 juta. Meskipun modal yang dibutuhkan tidaklah murah, namun dengan bantuan modal dan moril dari pihak kampus, tiga sekawan ini bisa mewujudkan impian besar yang mereka miliki.
Mengusung nama “Heuphoria” sebagai merek bonekanya, ketiga mahasiswi semester akhir ini mencoba menggabungkan dua kata utama yaitu Health (kesehatan) dan Euphoria (kesenangan) untuk mengajak para konsumen agar bisa lebih peduli dengan kesehatan. Selain itu, dibarengi dengan visi dan misi yang mereka miliki, kehadiran Heuphoria diharapkan bisa memperkenalkan dunia kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berusia dibawah 12 tahun.
Dibandrol dengan kisaran harga Rp 100.000,00 – Rp 200.000,00 per boneka, sekarang ini Heuphoria bisa mengantongi omset hingga Rp 3,5 juta setiap bulannya. Penjualan tersebut mereka dapatkan dengan aktif di media onlineseperti jejaring sosial, blog, email, serta menjalin kemitraan dengan para reseller yang tersebar di beberapa kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Magelang, Kudus, Palembang, Medan, dan lain sebagainya.
Kreativitas dan inovasi baru yang diciptakan ketiga mahasiswi keperawatan tersebut, kini tidak hanya memberikan tambahan penghasilan untuk membayar uang kuliah, namun juga mengantarkan mereka menjadi salah satu pengusaha muda yang sukses dengan boneka anatomi.
Kesuksesan Hendy bisnis KEBAB TURKI BABA RAFI
Hendy Setiono adalah founder sekaligus saat ini menjabat sebagai presiden direktur PT. Baba Rafi Indonesia yang bergerak di bisnis waralaba Kebab Turki Baba Rafi (KBTR) Indonesia dan beberapa produk franchise lainnya. Sebelum memulai usaha ini di tahun 2003, beliau adalah seorang mahasiswa ITS Surabaya. Baru di semester ke 2 ia mulai membuka usaha berjualan kebab, makanan khas Timur Tengah. Ide ini ia dapat ketika mengunjungi orang tuanya di Qatar dengan ongkos dari uang tabungannya untuk pergi kesana. Ternyata disana ia menjumpai banyak orang yang menjual kebab di sepanjang jalan seperti halnya orang yang berjualan bakso di Indonesia. “Begitu saya mencoba dan merasa cocok dengan rasanya, saya terinspirasi untuk membawa makanan kebab ke Indonesia” terang Hendy kepada BU ketika wawancara bersama anak-anaknya.
Di awal ketika ia mencoba memulai usaha ini, ia merasakan adanya tantangan yang cukup berat, dimana ia harus mampu mengedukasi market yang ketika itu posisinya adalah “jangankan mau beli kebab, orang saja nggak kenal apa itu kebab” terang Hendi kepada BU. Mengenai harga jual kebab yang ditetapkan ketika itu juga hanya mengacu pada sekelumit analisis sederhana saja karena pada saat itu beliau belum memiliki rumus pasti dalam menentukan harga jual. Namun disadarinya bahwa semakin usaha ini berjalan, semakin pentingnya pembuatan Harga Pokok Produksi (HPP) yang berorientasi pada biaya produksi yang dikeluarkan.
Untuk memulai usaha ini pada awalnya Hendy bermodalkan empat juta rupiah yang merupakan pinjaman dari adik perempuannya, Hendy memulai usaha kebab dengan menggunakan gerobak yang menyerupai gerobak roti bakar. Ia memilih nama Baba Rafi karena terinspirasi dari nama putra pertamanya, yaitu Rafi. Sementara Baba artinya adalah ayah. Ketika usaha ini sudah mulai berjalan, Hendy tak mau setengah-setengah, ia nekat berhenti kuliah. Padahal sudah empat semester ia lalui di Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Hal itu juga membuat dirinya tidak jarang menerima olok-olok, bahkan ia juga sempat mendapatkan tentangan dari orangtuanya. Tentu bukan hal yang mudah bagi orangtua melihat putranya yang seorang mahasiswa memutuskan berhenti kuliah dan berjualan makanan di gerobak. Namun semua hal itu justru dijadikan motivasi oleh Hendy, ia ingin membuktikan bahwa keputusannya itu tepat. Ia sangat yakin dengan intuisi bisnisnya, walaupun ketika itu dia tidak memiliki modal.
Namun dalam perjalanannya, ternyata semua tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di tengah niatnya untuk membuktikan bahwa keputusannya tepat, ia terus dihantui dengan kegagalan usaha, penolakan, kerugian, ada counter yang harus ditutup, dll. Namun ia terus menguatkan mentalnya.
Namun baginya, gagal adalah teman dari kesuksesan, tidak ada seorangpun yang sukses tanpa pernah gagal, “Bagi saya gagal bukanlah suatu hal yang menakutkan tetapi suatu proses untuk menuju jalan kesuksesan” tutur pria yang pernah menjalani profesi pengurus Kadin ini.
Ini dikatakannya karena sampai dengan saat ini ia pernah membangun 14 usaha yang 8 diantaranya gagal tetapi menurutnya ini adalah proses yang harus dipelajari, apa penyebab kegagalannya, dimana letak kesalahannya, dan harus terus diperbaiki di kemudian hari agar kita bisa menjadi lebih baik.
Dia juga menambahkan pentingnya berinovasi, karena selama merintis bisnisnya ini, ia juga terus berusaha melakukan inovasi-inovasi yang baru, baginya Inovasi adalah adaptasi menuju perubahan, dan satu langkah lebih maju yang merupakan kunci menghadapi kegagalan, “saat ini banyak orang yang latah dalam berbisnis dengan konsep meniru, tentu yang seperti ini tidak bisa menjadi market leader”, terang pria yang hobi traveling dan makan ini.
Dikatakannya lagi, di awal perjalanan bisnisnya, ia benar-benar terus melatih mentalnya menjadi lebih kuat. Berbagai kegagalan dan kesulitan yang dialaminya telah membentuk mentalnya menjadi kuat. Dituturkannya bahwa di Eropa banyak orang yang mentalnya kuat namun ide kreatif dalam berbisnis masih kurang. Sementara di Indonesia banyak orang yang memiliki ide kreatif dalam berbisnis, namun tidak disertai daya juang yang tinggi. Sehingga ketika mengalami hambatan di usaha dalam jangka pendek, mereka berhenti dan menganggap itu adalah akhir, padahal seharusnya mereka harus terus berusaha dan berjuang. “Jadi yang harus dimiliki dalam suatu usaha yang sukses adalah mental yang kuat dari para pelakunya, itu kuncinya” tegas pria yang terinspirasi oleh Anies Baswedan ini.
Dalam jatuh bangun perjalanan bisnisnya, dan berbekal ilmu manajemen dan pemasaran yang ditimba dari berbagai seminar, setelah 4 tahun berjalan Kebab Turki Baba Rafi coba dikembangkan oleh Hendy dalam bentuk waralaba. Dan strategi ini berhasil. Bisnis Hendy pun berkibar, ia berhasil mengembangkan bisnisnya dengan membuka cabang sebanyak 100 gerai di 16 kota. Gerobak yang tadinya hanya gerobak biasa, sekarang sudah berevolusi dengan menggunakan bahan terbaik dan desain dengan warna yang menarik sehingga “eye catching” dan menarik minat para pembeli untuk membeli kebab turki Baba Rafi.
Bentuk usaha pun sudah berubah menjadi PT Baba Rafi Indonesia. Kini pada tahun 2011, gerai kebab Baba Rafi telah mencapai 750 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, yang sebagian juga bekerjasama dengan franchisee. Total jumlah karyawan Baba Rafi saat ini total semuanya berjumlah 2400 orang ( karyawan tetap + dari supplier ). Dengan karyawan sebanyak itu, beliau menjadi terpacu untuk melakukan semua hal yang terbaik bagi kemajuan diri dan usahanya.
Apabila dihitung-hitung, Kebab Baba Rafi sudah meraup untung yang sangat menggiurkan, bila ada 750 gerai saat ini dan menurut Hendy setiap gerai menghasilkan profit bersih sebanyak 3 juta rupiah perbulan. Maka Rp.3.000.000 X 750 gerai = 2,25 M keuntungan perusahaannya per bulan. Pria yang bulan Maret 2011 kemarin baru genap menginjak umur 28 tahun ini sudah menghasilkan miliaran rupiah per bulan !
Berawal dari meminjam uang sebanyak 4 juta rupiah kepada sang adik perempuan untuk modal membuka usaha, kini Hendy sudah membuktikan bahwa keputusannya untuk berhenti kuliah dan membuka bisnis ini adalah tepat, dan kini ia telah menjadi miliarder yang memiliki banyak usaha.
Walaupun sudah sukses seperti sekarang ini, namun Hendy masih belum mau berhenti belajar, terbukti di sela-sela kesibukannya menjalankan bisnis kebab turki Baba Rafi, ia menyempatkan untuk pergi keluar negeri untuk mencari ilmu dalam konferensi atau seminar yang dilakoninya untuk diserap ilmunya kemudian ia aplikasikan ilmu itu dalam berbisnis.
Beliau Juga membagi ilmu terbarunya dari Rusia kepada kami, dikatakan bahwa 8 tahun lalu wirausaha belum menjadi “culture” seperti sekarang ini, yang menurut survey BBC bahwa Negara kita adalah Negara nomor satu yang paling mudah untuk memulai berbisnis. Kita sangat beruntung karena apabila memulai usaha di Rusia 30 tahun yang lalu adalah sesuatu yang ilegal karena waktu itu Rusia menganut paham komunis, sehingga semua harus diatur oleh Negara, sehingga akibatnya, jika ada orang Rusia berbisnis itu dianggap ilegal dan melanggar hukum.
Yang terakhir, Hendy juga memberikan pesan kepada generasi muda saat ini, “kita harus lebih dinamis, berkreasi, kreatif dan mampu merealisasikan impian dengan daya juang yang tinggi. Miliki mental yang kuat, itu sangat penting. Tidak mudah berhenti dan menyerah di tengah jalan. Lalu milikilah inisiatif dan ambisi untuk berhasil dengan tujuan memberi manfaat kepada orang lain, seperti contohnya membuka lapangan kerja dan memberi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama” tuturnya panjang lebar dengan mantap. Kini dengan memiliki 2400 orang yang bernaung di bawah usaha Baba Rafi, hal itu terus memacu Hendy untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik bagi perkembangan usahanya.
Melalui kisah hidupnya, Hendy juga telah memberikan inspirasi kepada kita semua bahwa keterbatasan modal tidak sepantasnya menjadi halangan bagi kita untuk meraih kesuksesan.
Semoga informasi kisah pengusaha muda sukses yang saya angkat ini bisa memberikan sedikit manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh mahasiswa di Indonesia untuk tidak takut dalam berkarya. Maju terus bisnis mahasiswa dan salam sukses.
by O
1.
Membangun
kepribadian pengusaha muda
Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a. Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1) Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
2) Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.
b. Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental.
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;
1) Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan.
2) Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.
3) Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).
4) Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.
B.
Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda
Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses perlu diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai yaitu :
1. Menjaga reputasi
Reputasi seseorang dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Daftar riwayat hidup bukan sekedar berisi deretan pekerjaan, tetapi juga hal-hal terkait pengalaman dan kemampuan dalam melakukan suatu kegiatan, deretan kompetensi dan rangkaian tanggung jawab yang dapat diemban.
2. Kemampuan membangun jaringan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu :
• Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.
• Menjadi anak gaul.
• Buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru.
• Tawarkan persahabatan yang tulus.
3. Naluri mengenali peluang usaha
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha:
• Menentukan arah usaha dan minat.
• Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi di sekitar.
• Menerapkan manajemen informasi.
4. Kemampuan Persuasi dan Negosiasi
Untuk meningkatkan kemampuasn persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal yaitu :
• Itikad baik untuk menciptakan win-win solution.
• Mempersiapkan diri sebelum negosiasi.
• Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi.
• Sikap profesional.
C. Membangun Usaha Saat Muda
Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :
1. Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
• Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 samoai 25 tahun memiliki semangat besar untuk meraih mimpinya.
• Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
• Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik.
• Kemampuan fisik yang prima.
• Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
2. Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
• Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan sete;ah lulus dan bekerja.
• Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
• Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
• Rasa kesetiakawanan dalam alamamater yang tinggi.
D. Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan
Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
• Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
• Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
• Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
• Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
• Mengubah impian menjadi visi.
• Menyusun rencana strategis.
• Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1) Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2) Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3) Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4) Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5) Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
• Melaksanakan usaha.
Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk mennetukan cara yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses dan penanganan output, serta kepuasan konsumen. Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah, kualitas, harga dan ketetapan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.
Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses perlu diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai yaitu :
1. Menjaga reputasi
Reputasi seseorang dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Daftar riwayat hidup bukan sekedar berisi deretan pekerjaan, tetapi juga hal-hal terkait pengalaman dan kemampuan dalam melakukan suatu kegiatan, deretan kompetensi dan rangkaian tanggung jawab yang dapat diemban.
2. Kemampuan membangun jaringan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu :
• Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.
• Menjadi anak gaul.
• Buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru.
• Tawarkan persahabatan yang tulus.
3. Naluri mengenali peluang usaha
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha:
• Menentukan arah usaha dan minat.
• Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi di sekitar.
• Menerapkan manajemen informasi.
4. Kemampuan Persuasi dan Negosiasi
Untuk meningkatkan kemampuasn persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal yaitu :
• Itikad baik untuk menciptakan win-win solution.
• Mempersiapkan diri sebelum negosiasi.
• Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi.
• Sikap profesional.
C. Membangun Usaha Saat Muda
Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :
1. Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
• Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 samoai 25 tahun memiliki semangat besar untuk meraih mimpinya.
• Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
• Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik.
• Kemampuan fisik yang prima.
• Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
2. Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
• Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan sete;ah lulus dan bekerja.
• Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
• Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
• Rasa kesetiakawanan dalam alamamater yang tinggi.
D. Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan
Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
• Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
• Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
• Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
• Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
• Mengubah impian menjadi visi.
• Menyusun rencana strategis.
• Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1) Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2) Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3) Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4) Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5) Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
• Melaksanakan usaha.
Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk mennetukan cara yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses dan penanganan output, serta kepuasan konsumen. Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah, kualitas, harga dan ketetapan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.
Daftar pustaka:
BUKU2007 ”KEWIRAUSAHAAN MEMBANGUN USAHA SUKSES SEJAK USIA MUDA”
https://id-id.facebook.com/permalink.php?story_fbid=508854742505705&id=507913895933123
Tidak ada komentar:
Posting Komentar