Maret 17, 2016

Konsepsi Dasar Kewirausahaan





Pada judul ini pasti kita bertanya,  Bagaimana  sih untuk menjadi seorang  wirausaha yang sukses?, Apa langkah  kita untuk membangun suatu usaha  yang maju?.
Pertanyaan ini yang sering didengar kalau ada  seseorang  ingin memulai  untuk  berbisnis. Sebuah bisnins/usaha akan maju kalau sang pemilik usaha tersebut mau mencari tau bagaimana caranya supaya  bisnis yang ingin dia bangun bisa sukses.  Pertanyaannya sekarang mau kah sang pemilik  usaha tersebut belajar, mencari tau, berusaha dan berkerja keras untuk itu?. Kebanyakan orang Indonesia yang mau memualai usahanya mempunyai rasa takut kalau usaha yang dibangun akan bangkrut,  usaha  yang dia bangun akan failed, gulung tikar, dll. Hal ini membuat orang Indonesia yang awalnya mau membangun usaha tapi takut dengan hal tsb, dan pada akhirnya memilih untuk menjadi pegawai atau menjadi pengangguran. Pada dasarnya konsep dasar seseorang ingin menjadi pengusaha yang sukses  adalah  mencoba/action duluuuu!!.  Seperti kata Om Sadino: “Pengusaha yang bodoh adalah pengusaha yang memikirkan rugi terlebih dahulu sebelum ia memulai usahanya”. Pada awalnya Om Sadino ini dianggap gila oleh banyak orang , namun sekarang walaupun beliau sudah tiada, tetapi usaha  yang dibangun masih sukses tuh!. Harusnya ini menjadi motivasi  bagi kita untuk mau berwirausaha tidak bekerja sebagai pegawai di  kantor orang, kan  ada sebuah hadits Rasulullah lebih baik  member dari  pada meminta!!. Di Indonesia sekarang dibutuhkan wirausahawan baru, kenapa demikian?? Karena di Indonesia sendiri masih banyak pengangguran yang menjadi parasit di  negri ini. Maka dari itu Negara kita masih dianggap belom maju dari segi ekonominya. Kurs dollar yang semakin melonjak,  harga pangan  yang semakin tinggi, dan banyaknya pengusaha asing yang membangun usahanya ditanah kita. Hal ini yang membuat orang Indonesia semakin hancur perekonomiannya. Maka dari itu kita sebagai pemuda Indonesia harus mencoba berwirausaha, agar perekonomian negri ini makin terangkat dan mampu bersaing  dengan negri lain, syukur syukur kurs rupiah bisa diatas dollar US HEHEHEHE.




Sukses membutuhkan kerja keras.
Iyalah sukses butuh kerja keras, tapi mau kah kita berkera  keras. Terakadang banyak orang yang sudah menyerah ditengah jalan  padahal  tinggal sedikit lagi  menuju kesuksesan bahkan ada yang baru memulai  tapi  sudah menyerah. Pada pembahasan awa pengarang menyaikan konsep dasar  kewirausahaan adalah mencoba atau action!, namun  sekaran  pengarang ingin menambahakan dengan kerja keras.  Kerja  keras adalah  sifat  orang  sukses  yang mana  ia mau  mau  mencoba, maju,  dan berhasil dalam karirnya sebagai pengusha. Dan keberhasilan adalah hadiah bagi orang yang  mau berkerja keras. “Sekarang kita bayangkan kalau kita berhasil pada usia muda” kita bisa pamer kalau kita berhasil, bisa beli ini beli itu, bisa  mendapatkan pacar yang catik dan sexy  (bagi cowok) hahahaha, ini hanya perumpamaan. Dari ini aja kita bisa melihat kedepan kalau kita mau  berkerja keras demi masa depan kita,  pasti apa  yang kita inginkan akan tercapai. Tidak  ada  keberhasilan tanpa kerja keras,  keberhasilan tidak akan  mengkhianati proses, kalau proses yang kita tempuh tidak seberapa maka hasilnya tidak seberapa juga,  namun kalau proses yang  tempuh dengan penuh kera keras maka akan  banyak keberhasilan yang kita  capai.
Kita menengok kebelakang bahwa ada seorang ilmuan yang berhasil membuat lampu pijar padahal gagal 1000  kali. Siapa  dia!!. Thomas Alva Edison seorang penemu lampu pijar yang gagal  1000 kali namun masih gigih untuk mencoba. Dengan kerja kerasnya kita dapat berterima kasih kepada beliau dengan kontribusi dia, kehidupan  kita tidak gelap gulita lagi seperti manusia  purba.
Begitu juga kalau kita mau sukses dalam berwirausaha, kerjakeras dan terus mencoba adalah 2 kuci yang mampu mengangkat diri kita untuk sukses dan terhormat dimata orang. Bisnis yang berhasil ialah bisnis yang punyanya mau berkera  keras dan terus  mencoba untuk keberhasilan yang gemilang !!.
Ciri dan sikap wirausahawan.
Setelah melihat  keuntungan berwirausaha, maka sekarang pengarang akan menyajikan ciri dan sikap wirausahawan. Apakah ada cirri yang sesuai dengan diri ada, Ayo mari kita lihat.

Geoffrey G. Meredith (1996) mengemukakan ciri-ciri wirausahawan yaitu :
1. Percaya Diri
   Percaya diri merupakan sikap dan keyakinan untuk memulai. melakukan, dan menyelesaikan tugas atau pekerjaan yang dihadapi.
2. Berorientasi Pada Tugas dan Hasil
Apapun jenis usahanya, seberapa keraspun usaha yang dilakukan apabila ternyata tidak berhasil, maka tidak ada gunanya.
3. Berani Mengambil Resiko
Seorang wirausahawan harus mengetahui peluang kegagalan untuk memperkecil kegagalan usaha.
4. Kepemimpinan
Memberikan suritauladan, tidak antikritik, berfikir positif, dan memiliki kecakapan dalam bergaul
5. Keorisinilan
Keorisinilan dan keunikan dari suatu barang dan jasa, merupakan hasil inovasi dan kreativitas yang diterapkan. Wirausahawan harus mampu membuat sesuatu yang baru dan berbeda.
6. Beriorientasi Pada Masa Depan
Memiliki pandangan jauh kedepan dan jika perlu sudah tiba lebih dahulu pada masa depan merupakan kemampuan yang ada pada setiap wirausahawan yang sukses.

Sikap Wirausahawan yaitu :

> Disiplin : Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kedisiplinan itu adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya.
Komitmen Tinggi : Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam hal ini seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan).
Jujur : Kejujuran merupakan landasan moral yang terkadang dilupakan oleh seorang wirausahawan.
Kreatif dan Inovatif : Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas seharusnya dilandasi dengan cara berfikir yang maju dan penuh gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan yang lainnya.
> Mandiri : Kemandirian merupakan sifat mutlak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan. Seseorang dikatakan mandiri jika orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pada pihak lain dalam mengambil keputusan atau bertindak.
Realistis : Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta atau realita sebagai landasan berfikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan atau perbuatannya agar calon wirausahawan yang berpotensi pada akhirnya tidak mengalami kegagalan.


Membangun kewirausahaan di  Indonesia.
Hasilsurvei Litbang media group,yang ditulis dalam editorial Media Indonesia  tanggal 30  Aoril 2007 berjudul “Miniminya minat menjadi pengusaha”,  hal ini menunukan bahwa minat orang Indonesia  untuk menadi pengusaha sangatlah rendah, hal ini terlihat dari survey “Di Indonesia hanyakurang dari 2% yang mengembangkan usaha, dan  di Singapura 20 % yang mengembangkan usaha,  hal ini juga yang membuat Negara  kita kalah  dengan  Negara singapura.  Kalau kita lihat  dari segi geografis singapura kalah dengan kita yang banyak sumber daya alamnya. Mengapa kita kalah dalam hal  bisnis/ekonomi?? Jawabannya sederhana kita hanya kurang sumber  daya manusia yang potensial, sumber daya manusianya banyak namun tidak potensial. Kalau saja kita mau beriwirausaha, mau mencoba, belajar dan memandang masa depan maka kita tidak akan kalah lagi dengan  Negara lain. Globalisasi yang menimpa  Indonesia ada sisi positifnya yaitu banyak hal baru yang masuk negri kita. Seorang yang punya jiwa pengusaha sejati pasti akan menemukan celah untuk berbisnis, dan celah inilah yang akan membuat diri kita dapat bersaing dengan pengusaha lainnya. Seperti produk minuman coffe sturbuck yang masuk ke Indonesia, banyak yang hanya ingin sekedar ngopi disana, padahal  kalau hanya  ngopi bisa diwarung atau di warkop tanpa harus mengeluarkan uang banyak hanya untuk segelas kopi saja.  Tapi  mengapa sturbuck ramai?? Jawabannya cukup simple yaitu yang punya sturbuck itu kreatif dan mampu melihat celah yang  ada sebagai keuntungan yang besar. Sebenarnya kita bisa  seperti itu kalau mau  melihat kondisi sekarang tanpa melihat yang negatifnya saja, positive thingking broooo!!!. Pasar tidak tercipta sendirinya, pasar itu bisa diciptakan. Filosofi ini yang memotivasi saya sebagai penyai untuk berwirausaha  di usia muda, walaupun masih muda dan masih kuliah, tapi tidak menyurutkan  saya untuk berwirausaha.  Impian saya ingin mempunyai café yang dapat mengalahkan sturbuck , kenapa demikian ??. karena potensi kopi yang ada   di Indonesia sangatlah banyak, namun apakah kita mau mencoba dan berusaha untuk itu. Ilustrasi di atas memberikan kita motivasi bahwa kita pasar itu dapat diciptakan kalau  kita mau menciptakannya dan mau  berusaha. Potensi alam di Indonesia sangatlah banyak, namun SDMnyayang kurang  berkualitas. Ayolah kita berkarya yang kreatif, menciptakan inovasi yang mampu menguntungkan  diri kita, dan tekun. AYOLAH  BERWIRAUSAHA !!!!!!
           
REFERENSI
BUKU2007 ”KEWIRAUSAHAAN  MEMBANGUN USAHA SUKSES SEJAK USIA MUDA”







Persiapan pribadi  pengusaha  muda.
Yang muda yang  berkarya ialah kata yang sering  kita  dengar dalam kehidupan kita. Usia ideal  untuk menjadi pengusaha  yang  sukses  ialah pada usia muda, agar di usia tua nanti  kita tinggal santai menikmati hasil yang kita peroleh pas saat muda.
Beberapa cerita  inspiratif supaya kita termotivasi untukmenjadi pengusaha di  usia muda:

Kisah Sukses Pengusaha Mantan Satpam Omzet 5M/ bulan

Kisah ini adalah kisah nyata. Kisah seorang mantan satpam sukses menjadi pengusaha dengan omzet 5 milliar perbulan. Dari mana tahu kalau ini kisah nyata? Karena mantan satpam ini pernah menjadi karyawan Mas Jaya Setiabudi. Dan kisah ini diceritakan langsung oleh Mas Jaya Setiabudi di Group Forum Bersama Jaya Setiabudi. Yuk langsung saja kita simak kisah pengusaha sukses yang satu ini. Berhasil memulai usaha & menjadi pengusaha sukses dari modal nol
kisah sukses pengusaha modal nol.jpg
Saya bertemu dengannya sekitar tahun 2000 di gudang tempat dia berjaga. Sudah cukup lama saya mengenal sosoknya yang beda dibanding profil ‘satpam’ lainnya. Otaknya yang tokcer, cara berkomunikasi yang luwes dan ringan tangan (suka membantu), membuat saya tertarik padanya. Inilah percakapan di siang hari itu, saat saya mengantar barang:
JS: Mas, mau jadi pengusaha gak?
IP: Hah? Mana ada yang gak mau jadi pengusaha Mas..? Pasti mau, tapi gimana caranya?

JS: Ya sudah, ada lowongan salesman di perusahaanku, gaji 1,5 juta, keluar kerja aja dan ikut aku.
IP: Beneran Mas? Tapi kan saya gak pernah jadi salesman sebelumnya? Gimana kalau magang aja dulu, pas saya ‘off’’?

JS: Kelamaan, aku kasih waktu 3 hari, putuskan atau aku kasih ke orang lain..
IP: *bengong dan gak bisa tidur 2 hari, katanya*

2 hari kemudian, dia menelepon saya dan join di perusahaan saya sebagai salesman pertama saya. Sungguh rekor, di hari pertama kerja, dia sudah mencetak kerugian S$ 800, he he he. Apakah saya marah? Ya iyalah, gak marah gimana, lha duit segitu sangat berarti saat itu. Tapi selesai ya selesai, the show must go on. Saya punya keyakinan, pemuda ini sangat berpotensi.
Dengan sistem ‘caddying’ dia mengikuti kemana pun saya pergi, terutama melihat saya bernegosiasi. 4 bulan kemudian, dia sudah cukup mahir dan bisa meng-handle orderan ratusan juta. Bahkan saya mengakui bahwa ternyata dia lebih jago menjual dan entertain client dibandingkan saya. Prestasinya membuat saya mengangkat dia sebagai sales manager dan membentuk sales team yang lebih besar.
4 tahun kemudian, dia memutuskan untuk keluar dan membangun perusahaannya sendiri, yaitu outsourcing security. Benar-benar usaha yang dimulai dari modal orang lain.
Saat ini dia telah mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga security dengan omzet sekitar 5 miliar perbulan. Bagi saya, dia adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya miliki. Namanya Dwifung Wirajaya Saputra..
POLA Sukses Mas ‘Ipung’ (Dwifung):
1.Gigih dan Konsisten dalam memperjuangkan sesuatu.
2.Keterandalan yang tinggi. Berikan dia tugas dan akan dia bereskan..!!
3.Fisik yang kuat.
4.Keluwesan berkomunikasi.
5.Setia kawan yang tinggi.

Saya yakin, bahwa nasib itu tidak linier, jika kita mau memperjuangkan dan memantaskan diri untuk mendapatkannya. Tunggu kisah-kisah berikutnya..
Itulah tadi Kisah Sukses Pengusaha yang merintis dari nol. Apa pelajaran yang bisa diambil dari kisah sukses ini?

Pelajaran dari Kisah Sukses Pengusaha Modal Nol

Siapa bilang bisnis itu selalu identik dengan modal? Sudah terbukti bahwa modal utama itu KEBERANIAN, kedua KREDIBILITAS (nama baik), ketiga adalah KETRAMPILAN. Kalau Anda selalu mengasah ketiganya, jalan berikutnya akan terbuka.
Kalo ditanya apa modal paling utama menjadi pengusaha muda? Jawabnya: KEBERANIAN..! Pintar? Gak menjamin jadi pengusaha. Terbukti banyak orang pintar yang masih jadi karyawan, meski sudah minum tolak angin. *ehh..
Kabar baiknya, berani itu bisa dilatih dan tidak berbahaya. Mau? Gampang saja.. mulailah belajar “Berani Tanya..!”. Tanya apa?
Kalo belum punya mobil, dalam 3 hari, mulai dari sekarang, harus berani datang ke showroom mobil. Terus coba masuk kedalam, kalau bisa test drive. Kemudian tanya harganya, boleh dilanjutkan tawar-menawar. Ingat: Tanya aja gak bayar, nawar juga belum pakai duit kan?
menjadi pengusaha muda sukses.jpg
Sumber: Ebook The Power of Kepepet
Kalau gak pengin punya mobil, mau ibadah aja. Ya boleh juga. Misal pengin naik haji atau umroh.. Datangi biro Umroh Haji, tanya-tanya, ambil brosur, kalau perlu DP-in. 100 ribu juga DP kan? Kalau gak jadi pun, setidaknya udah pernah DP.
Namanya pengusaha, kan butuh tempat usaha tuh, seperti kios, ruko untuk kantor atau rumah. Nah, kalau lihat rumah, kios, ruko, ada tulisan “DIJUAL” atau “DISEWAKAN”, maka wajib tanya dan langsung tawar. Ingat lagi: Tanya aja gak bayar, menawar pun juga gak bayar.
Yang gak praktek dalam 3 hari, maka pantatnya bisulan..! Setuju..?
Kalau kedua tugas kecil itu Anda lakukan, in sya Allaah akan terasa getaran keberanian di diri Anda.
Belajarlah menawar, minta bayar mundur, cicil, atau kerjasama. Misalnya ada gerobak seken nganggur tawar bayar cicil atau sewa bayar mundur. Kalau gak mau? Cari sampai ada yang mau..!!
Jangan banyak berandai terhadap hambatan itu sama dengan berdoa mengharap hambatan. “Jangan2, jika2, maka2, kalau2, iya2, nggak2, nanti2..” terus kapan mulainya?
Jika Anda sudah dapat salah satu, misalnya tempat, maka akan jauh lebih mudah mencari elemen lainnya dengan negosiasi. Jika ditanya, “Sudah ada tempatnya?”, maka Anda bisa menjawab, “Oww sudah disitu..!” investor atau rekanan Anda lebih percaya, daripada Anda bilang “Rencananya…”. Betulkah?!
Jika mentok 1 jalan, cari jalan yang lain.
Meski impian besar, tapi mulailah dari yang kecil, yang Anda bisa lakukan dan kuasai.
Investor atau rekanan akan lebih percaya jika Anda sudah punya langkah, daripada yang hanya bilang, “Rencananya…”
Itulah langkah kecil yang bisa Anda lakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses. Meski langkah kecil, jika Anda melakukan maka akan berdampak besar..!
Demikian Insipirasi dari Kisah Sukses Pengusaha modal nol. Semoga memberi pencerahan untuk kita semua.
3 Kisah Sukses Pengusaha Muda
Berbagai kisah sukses pengusaha muda menunjukkan bahwa pemuda pun ternyata bisa menjadi pengusaha. Pandangan yang banyak terjadi adalah pengusaha hanyalah orang-orang yang berusia tua. Saat ini, pandangan tersebut ternyata salah. Jika menelusuri dunia bisnis saat ini, kita pasti akan menemukan ada begitu banyak pengusaha berasal dari kalangan muda.
Pandangan lain yang muncul adalah bahwa pengusaha merupakan orang-orang bermodalkan uang banyak. Mereka sukses dan menjadi kaya raya dari hasil bisnisnya. Mulai sekarang, tampaknya pikiran seperti itu harus di ubah. Kenyataannya, banyak kisah sukses pengusaha muda yang memulai bisnis dari nol dengan modal pas-pasan.
Adapula yang beranggapan bahwa bisnis semata-mata untuk mengejar kekayaan. Anggapan-anggapan keliru itu menyebabkan anggapan bahwa barometer pengusaha sukses adalah pengusaha yang bisa menciptakan kekayaan melimpah melalui wirausaha yang dibangun. Padahal, untuk memulai bisnis, hal yang paling utama adalah keberanian dan optimism untuk mau meekuni wirausaha.
Henry Indraguna – Ikon Pengusaha Muda Cuci Mobil Busa Salju
Kita mungkin pernah mendengar nama Henry Indraguna. Dia adalah salah satu ikon kisah sukses pengusaha muda. Pria muda kelahiran Bandung pada 28 Agustus 1973 ini merupakan bos pemilik The Auto Bridal Indonesia, sebuah tempat usaha cuci mobil “busa salju”. Dalam membangun bisnisnya ini, henry berkali-kali mengalami jatuh bangun. Berbagai bidang wirausaha pun pernah dijalaninya. Namun, ia selalu bangkrut dan kembali dari nol.
Kini usaha cuci mobil garapan Henry telah mencapai omset sebesar 7,5 miliar rupiah tiap bulan. Suatu keuntungan yang fantastis bagi seorang pengusaha muda bermodalkan pas-pasan. Sebelumnya, Henry yang merupakan lulusan Universitas Maranatha bandung ini pernah bekerja sebagai salesman. Dia kemudian memulai bisnisnya dengan berjualan ayam goring.
Untuk modal bisnis cuci mobil ini, Henry berutang kepada mertua dan kerabatnya. Awal-awal berdiri usaha cuci mobil, Henry agak kurang diminati masyarakat. Namun, Henry menganggap hal itu sebagai sebuah proses “part of game” yang harus dilaluinya. Henry merasa tertantang untuk mengubah citra tempat cuci mobil yang terkesan kotor menjadi bersih dan nyaman. Ia pun mewujudkan dengan inovasi cuci mobil salju The Auto Bridal.
Suami dari Fangky Christina ini terus melakukan inovasi untuk mengembangkan bisnis cuci mobilnya. Henry kemudian mengagagas cuci mobil es krim, salon mobil dan motor bridal. The Auto Bridal Indonesia milik Henry tiap bulan melayani lebih dari 120 ribu unit mobil dengan ongos cuci sebesar Rp. 35.000,00 per unit mobil. Henry kini telah mempunyai sekitar 84 cabang dari The Auto Bridal Indonesia yang terbesar di seuruh Indonesia.
Mantan salesman produk mainan cina ini pernah meraih penghargaan Outstanding Enterpreneurship Award Asia Fasific Enterpreneurship Award (AFEA 2008). Penghargaan itu di berikan atas kerja kerasnya membangun bisnis di usia muda. Keberhasilannya saat ini dirasanya belum cukup. Ia pun berencana akan melebarkan sayap bisnisnya hingga ke Negeri Jiran, Malaysia.
Pengusaha Muda Yang Sukses Dengan Boneka Anatomi
Mengawali bisnis di usia muda ternyata memberikan banyak pembelajaran dan pengalaman unik bagi tiga mahasiswi Jurusan Keperawatan Universitas Indonesia (UI), yakni Yunara Ningrum Nasution, Syifa Fauziah, dan Manggarsari. Meskipun sekarang ini mereka masih disibukan dengan tugas-tugas utama di bangku perkuliahan, namun ketiga dara cantik ini tidak mengubur jiwa entrepreneur dalam dirinya dan mulai membuka peluang usaha yang sesuai dengan bidang pendidikannya.
Memiliki latar belakang pendidikan di bidang kesehatan, tiga remaja yang rata-rata berusia 23 tahun ini berinisiatif membuat boneka anatomi yang dilengkapi dengan organ tubuh seperti layaknya manusia. Tidak seperti boneka anatomi lainnya yang sering kita temui di laboratorium, boneka anatomi buatan Manggar, Syifa, dan Yunara memiliki bentuk yang cantik dan bagian perutnya bisa dibedah untuk memberikan edukasi kepada anak-anak tentang organ penting dalam tubuh manusia, seperti misalnya paru-paru, jantung, hati, lambung, usus besar, maupun usus halus.
Perjalanan Menuju Sukses
Berawal dari obrolan ringan di Kampus Keperawatan Universitas Indonesia, Manggar, Syifa, dan Yunara segera mewujudkan ide segarnya dengan mencari tukang jahit yang bisa memproduksi boneka dan pakaiannya. Setelah melewati beberapa kali uji coba, akhirnya mereka menemukan bentuk yang paling proporsional dan menjadikan boneka tersebut sebagai sampel produk bagi calon konsumennya.

Setelah mendapatkan respon yang cukup bagus dari orang-orang di sekitarnya, mereka mulai menggandeng pabrik boneka yang ada di kota mereka untuk memproduksi boneka anatomi secara massal. Awalnya Manggar, Syifa dan Yunara memproduksi 100 buah boneka dan memakan biaya produksi sekitar Rp 15 juta. Meskipun modal yang dibutuhkan tidaklah murah, namun dengan bantuan modal dan moril dari pihak kampus, tiga sekawan ini bisa mewujudkan impian besar yang mereka miliki.
Mengusung nama “Heuphoria” sebagai merek bonekanya, ketiga mahasiswi semester akhir ini mencoba menggabungkan dua kata utama yaitu Health (kesehatan) dan Euphoria (kesenangan) untuk mengajak para konsumen agar bisa lebih peduli dengan kesehatan. Selain itu, dibarengi dengan visi dan misi yang mereka miliki, kehadiran Heuphoria diharapkan bisa memperkenalkan dunia kesehatan kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berusia dibawah 12 tahun.
Dibandrol dengan kisaran harga Rp 100.000,00 – Rp 200.000,00 per boneka, sekarang ini Heuphoria bisa mengantongi omset hingga Rp 3,5 juta setiap bulannya. Penjualan tersebut mereka dapatkan dengan aktif di media onlineseperti jejaring sosial, blog, email, serta menjalin kemitraan dengan para reseller yang tersebar di beberapa kota besar seperti Bandung, Yogyakarta, Magelang, Kudus, Palembang, Medan, dan lain sebagainya.
Kreativitas dan inovasi baru yang diciptakan ketiga mahasiswi keperawatan tersebut, kini tidak hanya memberikan tambahan penghasilan untuk membayar uang kuliah, namun juga mengantarkan mereka menjadi salah satu pengusaha muda yang sukses dengan boneka anatomi.
Kesuksesan Hendy bisnis KEBAB TURKI BABA RAFI
Hendy Setiono adalah founder sekaligus saat ini menjabat sebagai presiden direktur PT. Baba Rafi Indonesia yang bergerak di bisnis waralaba Kebab Turki Baba Rafi (KBTR) Indonesia dan beberapa produk franchise lainnya. Sebelum memulai usaha ini di tahun 2003, beliau adalah seorang mahasiswa ITS Surabaya. Baru di semester ke 2 ia mulai membuka usaha berjualan kebab, makanan khas Timur Tengah. Ide ini ia dapat ketika mengunjungi orang tuanya di Qatar dengan ongkos dari uang tabungannya untuk pergi kesana. Ternyata disana ia menjumpai banyak orang yang menjual kebab di sepanjang jalan seperti halnya orang yang berjualan bakso di Indonesia. “Begitu saya mencoba dan merasa cocok dengan rasanya, saya terinspirasi untuk membawa makanan kebab ke Indonesia” terang Hendy kepada BU ketika wawancara bersama anak-anaknya.
Di awal ketika ia mencoba memulai usaha ini, ia merasakan adanya tantangan yang cukup berat, dimana ia harus mampu mengedukasi market yang ketika itu posisinya adalah “jangankan mau beli kebab, orang saja nggak kenal apa itu kebab” terang Hendi kepada BU. Mengenai harga jual kebab yang ditetapkan ketika itu juga hanya mengacu pada sekelumit analisis sederhana saja karena pada saat itu beliau belum memiliki rumus pasti dalam menentukan harga jual. Namun disadarinya bahwa semakin usaha ini berjalan, semakin pentingnya pembuatan Harga Pokok Produksi (HPP) yang berorientasi pada biaya produksi yang dikeluarkan.
Untuk memulai usaha ini pada awalnya Hendy bermodalkan empat juta rupiah yang merupakan pinjaman dari adik perempuannya, Hendy memulai usaha kebab dengan menggunakan gerobak yang menyerupai gerobak roti bakar. Ia memilih nama Baba Rafi karena terinspirasi dari nama putra pertamanya, yaitu Rafi. Sementara Baba artinya adalah ayah. Ketika usaha ini sudah mulai berjalan, Hendy tak mau setengah-setengah, ia nekat berhenti kuliah. Padahal sudah empat semester ia lalui di Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. Hal itu juga membuat dirinya tidak jarang menerima olok-olok, bahkan ia juga sempat mendapatkan tentangan dari orangtuanya. Tentu bukan hal yang mudah bagi orangtua melihat putranya yang seorang mahasiswa memutuskan berhenti kuliah dan berjualan makanan di gerobak. Namun semua hal itu justru dijadikan motivasi oleh Hendy, ia ingin membuktikan bahwa keputusannya itu tepat. Ia sangat yakin dengan intuisi bisnisnya, walaupun ketika itu dia tidak memiliki modal.
Namun dalam perjalanannya, ternyata semua tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di tengah niatnya untuk membuktikan bahwa keputusannya tepat, ia terus dihantui dengan kegagalan usaha, penolakan, kerugian, ada counter yang harus ditutup, dll. Namun ia terus menguatkan mentalnya.
Namun baginya, gagal adalah teman dari kesuksesan, tidak ada seorangpun yang sukses tanpa pernah gagal, “Bagi saya gagal bukanlah suatu hal yang menakutkan tetapi suatu proses untuk menuju jalan kesuksesan” tutur pria yang pernah menjalani profesi pengurus Kadin ini.

Ini dikatakannya karena sampai dengan saat ini ia pernah membangun 14 usaha yang 8 diantaranya gagal tetapi menurutnya ini adalah proses yang harus dipelajari, apa penyebab kegagalannya, dimana letak kesalahannya, dan harus terus diperbaiki di kemudian hari agar kita bisa menjadi lebih baik.
Dia juga menambahkan pentingnya berinovasi, karena selama merintis bisnisnya ini, ia juga terus berusaha melakukan inovasi-inovasi yang baru, baginya Inovasi adalah adaptasi menuju perubahan, dan satu langkah lebih maju yang merupakan kunci menghadapi kegagalan, “saat ini banyak orang yang latah dalam berbisnis dengan konsep meniru, tentu yang seperti ini tidak bisa menjadi market leader”, terang pria yang hobi traveling dan makan ini.
Dikatakannya lagi, di awal perjalanan bisnisnya, ia benar-benar terus melatih mentalnya menjadi lebih kuat. Berbagai kegagalan dan kesulitan yang dialaminya telah membentuk mentalnya menjadi kuat. Dituturkannya bahwa di Eropa banyak orang yang mentalnya kuat namun ide kreatif dalam berbisnis masih kurang. Sementara di Indonesia banyak orang yang memiliki ide kreatif dalam berbisnis, namun tidak disertai daya juang yang tinggi. Sehingga ketika mengalami hambatan di usaha dalam jangka pendek, mereka berhenti dan menganggap itu adalah akhir, padahal seharusnya mereka harus terus berusaha dan berjuang. “Jadi yang harus dimiliki dalam suatu usaha yang sukses adalah mental yang kuat dari para pelakunya, itu kuncinya” tegas pria yang terinspirasi oleh Anies Baswedan ini.
Dalam jatuh bangun perjalanan bisnisnya, dan berbekal ilmu manajemen dan pemasaran yang ditimba dari berbagai seminar, setelah 4 tahun berjalan Kebab Turki Baba Rafi coba dikembangkan oleh Hendy dalam bentuk waralaba. Dan strategi ini berhasil. Bisnis Hendy pun berkibar, ia berhasil mengembangkan bisnisnya dengan membuka cabang sebanyak 100 gerai di 16 kota. Gerobak yang tadinya hanya gerobak biasa, sekarang sudah berevolusi dengan menggunakan bahan terbaik dan desain dengan warna yang menarik sehingga “eye catching” dan menarik minat para pembeli untuk membeli kebab turki Baba Rafi.
Bentuk usaha pun sudah berubah menjadi PT Baba Rafi Indonesia. Kini pada tahun 2011, gerai kebab Baba Rafi telah mencapai 750 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, yang sebagian juga bekerjasama dengan franchisee. Total jumlah karyawan Baba Rafi saat ini total semuanya berjumlah 2400 orang ( karyawan tetap + dari supplier ). Dengan karyawan sebanyak itu, beliau menjadi terpacu untuk melakukan semua hal yang terbaik bagi kemajuan diri dan usahanya.

Apabila dihitung-hitung, Kebab Baba Rafi sudah meraup untung yang sangat menggiurkan, bila ada 750 gerai saat ini dan menurut Hendy setiap gerai menghasilkan profit bersih sebanyak 3 juta rupiah perbulan. Maka Rp.3.000.000 X 750 gerai = 2,25 M keuntungan perusahaannya per bulan. Pria yang bulan Maret 2011 kemarin baru genap menginjak umur 28 tahun ini sudah menghasilkan miliaran rupiah per bulan !
Berawal dari meminjam uang sebanyak 4 juta rupiah kepada sang adik perempuan untuk modal membuka usaha, kini Hendy sudah membuktikan bahwa keputusannya untuk berhenti kuliah dan membuka bisnis ini adalah tepat, dan kini ia telah menjadi miliarder yang memiliki banyak usaha.
Walaupun sudah sukses seperti sekarang ini, namun Hendy masih belum mau berhenti belajar, terbukti di sela-sela kesibukannya menjalankan bisnis kebab turki Baba Rafi, ia menyempatkan untuk pergi keluar negeri untuk mencari ilmu dalam konferensi atau seminar yang dilakoninya untuk diserap ilmunya kemudian ia aplikasikan ilmu itu dalam berbisnis.
Beliau Juga membagi ilmu terbarunya dari Rusia kepada kami, dikatakan bahwa 8 tahun lalu wirausaha belum menjadi “culture” seperti sekarang ini, yang menurut survey BBC bahwa Negara kita adalah Negara nomor satu yang paling mudah untuk memulai berbisnis. Kita sangat beruntung karena apabila memulai usaha di Rusia 30 tahun yang lalu adalah sesuatu yang ilegal karena waktu itu Rusia menganut paham komunis, sehingga semua harus diatur oleh Negara, sehingga akibatnya, jika ada orang Rusia berbisnis itu dianggap ilegal dan melanggar hukum.
Yang terakhir, Hendy juga memberikan pesan kepada generasi muda saat ini, “kita harus lebih dinamis, berkreasi, kreatif dan mampu merealisasikan impian dengan daya juang yang tinggi. Miliki mental yang kuat, itu sangat penting. Tidak mudah berhenti dan menyerah di tengah jalan. Lalu milikilah inisiatif dan ambisi untuk berhasil dengan tujuan memberi manfaat kepada orang lain, seperti contohnya membuka lapangan kerja dan memberi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama” tuturnya panjang lebar dengan mantap. Kini dengan memiliki 2400 orang yang bernaung di bawah usaha Baba Rafi, hal itu terus memacu Hendy untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik bagi perkembangan usahanya.
Melalui kisah hidupnya, Hendy juga telah memberikan inspirasi kepada kita semua bahwa keterbatasan modal tidak sepantasnya menjadi halangan bagi kita untuk meraih kesuksesan.
Semoga informasi kisah pengusaha muda sukses yang saya angkat ini bisa memberikan sedikit manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh mahasiswa di Indonesia untuk tidak takut dalam berkarya. Maju terus bisnis mahasiswa dan salam sukses.
by O






1.         Membangun kepribadian pengusaha muda

Berikut ini merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :
a.    Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri, yaitu:
1)    Mengenal karakter pribadi
Untuk menjadi sukses, seorang pengusaha paling tidak harus mempunyai karakter pribadi yang bermotivasi tinggi, suka mencari tantangan, tidak mudah putus asa dan suka bergaul dengan orang lain. Motivasi tinggi diwujudkan dengan adanya dorongan dari diri sendiri untuk mencapai tujuan dan sukses secara terus-menerus.
2)    Mengenal bakat dan kemampuan
Keberhasilan usaha diperoleh dari barang dan jasa terbaik yang diihasilkan oleh pengusaha. Untuk menghasilkan barang dan jasa terbaik diperlukan adanya bakat dan kemampuan. Ada orang lahir dengan bakat  tertentu, sehingga ketika dia berusaha sesuai dengan bakatnya tersebut dapat menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas. Tetapi ada juga kemampuan yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari proses belajar.
b.    Mempersiapkan Perubahan Sikap Mental.
Bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas ;
1)    Sikap menghadapi ketidakpastian
Perencanaan yang baik akan mengurangi ketidakpastian. Selain itu dapat dilakukan mekanisme reserve for deficit month, yaitu cara mendapatkan dana cadangan yang diperoleh dari keuntungan pada saat bulan-bulan ramai. Cara ini biasaya dilakukan dengan menyimpan 25% dari total keuntungan.
2)    Siap mengatakan bisa
Seorang pengusaha pantang mengatakan “TIDAK  BISA”. Sebab apabila seorang pelanggan butuh suatu barang dan dijawab tidak bisa disediakan, maka potensi kehilangan pelanggan menjadi besar dan usaha akan menjadi tidak maksimal.
3)    Siap bekerja keras, tekun dan sabar
Usaha baru yang belum banyak dikenal perlu dengan sabar diperkenalkan ke masyarakat, bahkan kalau perlu dari pintu ke pintu (door to door).
4)    Berani mengambil risiko dan jangan sampai rugi
Setiap risiko dapat diperkecil dengan melakukan perhitungan secara matang, membuat alternatif dan berhati-hati dalam setiap tindakan.


B.    Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda

Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses perlu diperlukan beberapa keterampilan softskill yang harus dikuasai yaitu :
1.    Menjaga reputasi
Reputasi seseorang  dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Daftar riwayat hidup bukan sekedar berisi deretan pekerjaan, tetapi juga hal-hal terkait pengalaman dan kemampuan dalam melakukan suatu kegiatan, deretan kompetensi dan rangkaian tanggung jawab yang dapat diemban.
2.    Kemampuan membangun jaringan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu :
•    Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat.
•    Menjadi anak gaul.
•    Buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru.
•    Tawarkan persahabatan yang tulus.
3.    Naluri mengenali peluang usaha
Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha:
•    Menentukan arah usaha dan minat.
•    Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi di sekitar.
•    Menerapkan manajemen informasi.
4.    Kemampuan Persuasi dan Negosiasi
Untuk meningkatkan kemampuasn persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal yaitu :
•    Itikad baik untuk menciptakan win-win solution.
•    Mempersiapkan diri sebelum negosiasi.
•    Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi.
•    Sikap profesional.

C.    Membangun Usaha Saat Muda

Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :
1.    Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu :
•    Usia mahasiswa yang berkisar antara 18 samoai 25 tahun memiliki semangat  besar untuk meraih mimpinya.
•    Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
•    Daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik.
•    Kemampuan fisik yang prima.
•    Kreativitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.
2.    Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah :
•    Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingkan dengan sete;ah lulus dan bekerja.
•    Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
•    Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
•    Rasa kesetiakawanan dalam alamamater yang tinggi.

D.    Merealisasikan Mimpi menjadi Kenyataan

Ada pertanyaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi  pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah :
•    Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat.
•    Kebebasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi.
•    Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi.
•    Idealisme mengurangi pengangguran.
Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut ? Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan, yaitu :
•    Mengubah impian menjadi visi.
•    Menyusun rencana strategis.
•    Menetapkan rencana jangka pendek.
Dalam menyusun rencana jangka pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu :
1)    Spesific, merupakan target yang harus dijabarkan jelas dan tidak bermakna ganda.
2)    Measurable, merupakan target yang dapat diukur dengan jelas.
3)    Achievable, merupakan target yang dicapai dengan realistis.
4)    Reasonable, merupakan pencapaian target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dapat dicapai.
5)    Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
•    Melaksanakan usaha.

    Terhadap seluruh pekerjaan, perlu dilakukan evaluasi untuk mennetukan cara yang terbaik dalam pemakaian bahan baku, proses dan penanganan output, serta kepuasan konsumen. Pada dasarnya untuk evaluasi paling tidak ada beberapa unsur yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah, kualitas, harga dan ketetapan waktu dalam penyaluran produk. Apabila hal tersebut dapat dikelola dengan baik, maka usaha akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.



Daftar pustaka:

BUKU2007 ”KEWIRAUSAHAAN  MEMBANGUN USAHA SUKSES SEJAK USIA MUDA”
https://id-id.facebook.com/permalink.php?story_fbid=508854742505705&id=507913895933123



Tidak ada komentar:

Posting Komentar