Mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha muda
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merelisasikan mimpi menjadi kenyataan.
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merelisasikan mimpi menjadi kenyataan.
1.
Membangun
Kepribadian Pengusaha Muda
Keberhasilan sebuah usaha sangat
ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha. Membangun kepribadian merupakan
hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah usaha. Kepribadian yang matang
memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri, memahami perubahan sikap mental,
dan menyesuaikan diri dengan orang lain. Berikut beberapa hal yang terkait
dengan usaha membangun kepribadian:
·
Mengenal
diri sendiri
Ada beberapa
hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri:
1) Mengenal Karakter Pribadi
2) Mengenal Bakat dan Kemampuan
·
Mempersiapkan
Perubahan Mental
Ada beberapa
kondisi yang membedakan antara seorang pengusaha dan pegawai. Salah satu yang
dihadapi pengusaha adalah adanya ketidak pastian, sedangkan seorang pegawai
sudah bekerja sesuai dengan ketentuan. Oleh sebab itu, bagi pengusaha muda
harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas:
1) Siap menghadapi ketidakpastian
2) Siap mengatakan “Bisa”
3) Siap bekerja keras, tekun dan sabar
4) Berani mengambil resiko dan jangan
sampai rugi
2.
Mempersiapkan
Keterampilan Pengusaha Muda
Salah satu kelemahan para pengusaha
muda dan sarjana di indonesia adalah keterampilan dalam bidang softskill. Pendidikan
pada saat ini masih di dominasi oleh penguasaan teori atau keterampilan teknis.
Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa keterampilan
softkill yang harus dikuasai, yaitu:
·
Menjaga
reputasi
Reputasi
yang baik merupakan modal utama bagi seorang pengusaha muda. Reputasi yang baik
akan memudahkan dalam membuat jaringan dan memperkenalkan usaha baru. Keterampilan
membangun reputasi perlu ditingkatkan dengan merencanakan dan melaksanakan
perbuatan yang membawa citra diri positif.
·
Kemampuan
membangun jaringan
Seorang
pengusaha harus mampu bergaul dengan sebanyak mungkin teman. Keberhasilan sering
kali karena mempertemukan banyak kepentingan satu orang dengan yang lain. Oleh karena
itu, keterampilan membangun jaringan sangat diperlukan. Ada beberapa cara yang
dapat dilakukan dalam membangun jaringan, yaitu:
1) Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat
2) Menjadi anak gaul
3) Buat kartu nama yang spesifik dan
menarik serta berikan kepada teman baru
4) Tawarkan persahabatan yang tulus
·
Naluri
mengenali peluang usaha
Pengusaha
yang berhasil adalah seseorang yang mampu mengenali peluang dengan baik. Beberapa
hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali
peluang usaha adalah:
1) Menentukan arah usaha dan minat
2) Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan
kondisi sekitar
3) Menerapkan manajemen informasi
·
Kemampuan
persuasi dan negosiasi
Dalam
dunia bisnis selalu ada permintaan dan penawaran, dan keduanya membutuhkan
adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi. Dunia usaha pasti memerlukan
negosiasi dan persuasi dalam mencapai keseimbangan berbagai kepentingan
sehingga dunia bisnis menjadi berhasil. Untuk meningkatkan kemampuan persuasi
dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal, yaitu :
1) Itikad baik untuk mencapai win-win
solution
2) Mempersiapkan diri sebelum negosiasi
3) Meningkatkan kemampuan komunikasi dan
pengendalian emosi
4) Sikap profesional
3.
Membangun
Usaha Saat Muda
Banyak pendapat menyatakan bahwa
mulai usaha saat usia muda akan lebih berhasil dibandingkan dengan ketika sudah
tua, bahkan saat pensiun. Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu
dikembangkan, yaitu:
·
Adanya
kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil
dalam dunia usaha, yaitu:
1) Usia mahasiswa yang berkisar antara
18-25 tahun memiliki semangat besar untuk meraih mimpinya.
2) Penguasaaan teori yang baik dan
pengalaman yang telah ada.
3) Daya nalar dan sistematika berfikir
yang cukup baik.
4) Kemampuan fisik yang prima.
5) Kreatifitas yang tinggi dan lahirnya
inovasi.
·
Ada
peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status
mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah:
1) Waktu mahasiswa dan pengusaha muda
yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingan dengan
setelah lulus dan bekerja.
2) Banyak peluang usaha yang dapat
digali disekitar kampus dan komunitasnya.
3) Simpati masyarakat terhadap kaum muda
dan mahasiswa relatif tinggi.
4) Rasa kesetiakawanan dalam almamater
yang tinggi.
4.
Merealisasikan
Mimpi Menjadi Kenyataan
Setiap orang seharusnya memiliki
mimpi, namun sekedar mimpi dan angan-angan tanpa tindakan nyata untuk mencapainya
justru akan menimbulkan frustasi dalam kehidupan. Pengusaha yang berhasil
adalah seorang pengusaha yang mampu bermimpi, bersemangat, dan bertindak untuk
mencapai tujuan. Ada pertanyaaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi
menjadi pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah:
a) Persaingan mendapatkan pekerjaan
semakin ketat. Saat ini ada 11jt pengangguran dan 0,5jt diantaranya adalah
sarjana. Sebuah pekerjaan dapat
diperebutkan hingga ribuan orang. Gaji seorang sarjana yang baru masuk saat ini
berkisar Rp 1,4 juta perbulan. Apa bila kita bandingkan dengan pendapatan
pengusaha baso yang mencapai Rp 14 juta perbulan, maka gaji pegawai tersebut
tidak ada apa-apanya.
b) Kebabasan menentukan nasib sendiri
dan berkreasi. Seorang pegawai dengan gaji Rp 16 juta sebulan memiliki
kompensasi berupa banyaknya waktu yang terbuang untuk bekerja dikantor. Seorang
pengusaha yang berhasi mengembangan usaha dirumah, yaitu kentang goreng. Ia banyak
memiliki waktu untuk keluarga dan dapat mengelola bisnisnya dengan tenang.
c) Potensi mendapatkan penghasilan yang
tinggi. Usaha keripik kentang, misalnya mampu memberikan keuntungan Rp 7 juta
sebulan, lebih tinggi di bandingkan menjadi buruh pabrik dengan gaji Rp 900rb.
d) Idealisme mengurangi pengangguran.
Lulusan sarjana umumnya sudah dibekali dengan ilmu dan penerapan dalam
bidangnya. Dengan demikian, para sarjana sepantasnya dapat berprinsip memberi
dari pada menerima. Dalam kondisi sulit mencari pekerjaan seperti saat ini,
tentunya peluang menciptakan lapangan pekerjaan sangat bermanfaat bagi banyak
orang.
Setelah
bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut?
a)
Mengubah
impian menjadi visi
b)
Menyusun
rencana strategis
c)
Menetapkan
rencana jangka pendek
Dalam menyusun rencana jangan pendek,
diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu:
1) Specific,
merupakan target yang harus dijabarkan secara jelas dan tidak bermakna ganda.
2) Measurable,
merupakan target yang dapat di ukur dengan jelas.
3) Acheivable, merupakan
target yang dapat dicapai dengan realistis.
4) Reasonable, merupakan penetapan target yang mempunyai
pijakan yang kuat untuk dicapai.
5) Time Based,
merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
d)
Melaksanakan
usaha
Setelah membuat rencana jangka pendek
maka perlu dibuat rencana operasi, yaitru membuat struktur organisasi,
menentukan pekerjaan, hak, dan tanggung jawab setiap orang dengan jelas, serta
melaksanakan pengawasan atas jalannya pekerjaan sehingga mutu pekerjaan dapat
dipertanggung jawabkan kualitasnya.
Referensi : Buku Kewirausahaan Karangan : Suharyadi - Arissetyo Nugroho.
Purwanto S.K. - Maman Faturohman.
Purwanto S.K. - Maman Faturohman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar