Maret 16, 2016

Mempersiapkan Diri Menjadi Pengusaha Muda

Mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha muda
          Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merelisasikan mimpi menjadi kenyataan.

1.      Membangun Kepribadian Pengusaha Muda
Keberhasilan sebuah usaha sangat ditentukan oleh sosok pribadi sang pengusaha. Membangun kepribadian merupakan hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah usaha. Kepribadian yang matang memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri, memahami perubahan sikap mental, dan menyesuaikan diri dengan orang lain. Berikut beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian:
·         Mengenal diri sendiri
Ada beberapa hal yang harus dibangun terkait dengan mengenal diri sendiri:
1)      Mengenal Karakter Pribadi
2)      Mengenal Bakat dan Kemampuan
·         Mempersiapkan Perubahan Mental
Ada beberapa kondisi yang membedakan antara seorang pengusaha dan pegawai. Salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidak pastian, sedangkan seorang pegawai sudah bekerja sesuai dengan ketentuan. Oleh sebab itu, bagi pengusaha muda harus mempersiapkan perubahan sikap yang terdiri atas:
1)      Siap menghadapi ketidakpastian
2)      Siap mengatakan “Bisa”
3)      Siap bekerja keras, tekun dan sabar
4)      Berani mengambil resiko dan jangan sampai rugi

2.      Mempersiapkan Keterampilan Pengusaha Muda
Salah satu kelemahan para pengusaha muda dan sarjana di indonesia adalah keterampilan dalam bidang softskill. Pendidikan pada saat ini masih di dominasi oleh penguasaan teori atau keterampilan teknis. Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa keterampilan softkill yang harus dikuasai, yaitu:
·         Menjaga reputasi
Reputasi yang baik merupakan modal utama bagi seorang pengusaha muda. Reputasi yang baik akan memudahkan dalam membuat jaringan dan memperkenalkan usaha baru. Keterampilan membangun reputasi perlu ditingkatkan dengan merencanakan dan melaksanakan perbuatan yang membawa citra diri positif.


·         Kemampuan membangun jaringan
Seorang pengusaha harus mampu bergaul dengan sebanyak mungkin teman. Keberhasilan sering kali karena mempertemukan banyak kepentingan satu orang dengan yang lain. Oleh karena itu, keterampilan membangun jaringan sangat diperlukan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan, yaitu:
1)      Menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat
2)      Menjadi anak gaul
3)      Buat kartu nama yang spesifik dan menarik serta berikan kepada teman baru
4)      Tawarkan persahabatan yang tulus

·         Naluri mengenali peluang usaha
Pengusaha yang berhasil adalah seseorang yang mampu mengenali peluang dengan baik. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha adalah:
1)      Menentukan arah usaha dan minat
2)      Menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi sekitar
3)      Menerapkan manajemen informasi

·         Kemampuan persuasi dan negosiasi
Dalam dunia bisnis selalu ada permintaan dan penawaran, dan keduanya membutuhkan adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi. Dunia usaha pasti memerlukan negosiasi dan persuasi dalam mencapai keseimbangan berbagai kepentingan sehingga dunia bisnis menjadi berhasil. Untuk meningkatkan kemampuan persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal, yaitu :
1)      Itikad baik untuk mencapai win-win solution
2)      Mempersiapkan diri sebelum negosiasi
3)      Meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi
4)      Sikap profesional

3.      Membangun Usaha Saat Muda
Banyak pendapat menyatakan bahwa mulai usaha saat usia muda akan lebih berhasil dibandingkan dengan ketika sudah tua, bahkan saat pensiun. Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu:
·         Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha, yaitu:
1)      Usia mahasiswa yang berkisar antara 18-25 tahun memiliki semangat besar untuk meraih mimpinya.
2)      Penguasaaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada.
3)      Daya nalar dan sistematika berfikir yang cukup baik.
4)      Kemampuan fisik yang prima.
5)      Kreatifitas yang tinggi dan lahirnya inovasi.

·         Ada peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda. Potensi tersebut adalah:
1)      Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relatif masih longgar semasa kuliah dan belum menikah dibandingan dengan setelah lulus dan bekerja.
2)      Banyak peluang usaha yang dapat digali disekitar kampus dan komunitasnya.
3)      Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.
4)      Rasa kesetiakawanan dalam almamater yang tinggi.

4.      Merealisasikan Mimpi Menjadi Kenyataan
Setiap orang seharusnya memiliki mimpi, namun sekedar mimpi dan angan-angan tanpa tindakan nyata untuk mencapainya justru akan menimbulkan frustasi dalam kehidupan. Pengusaha yang berhasil adalah seorang pengusaha yang mampu bermimpi, bersemangat, dan bertindak untuk mencapai tujuan. Ada pertanyaaan, mengapa anak muda sekarang harus bermimpi menjadi pengusaha? Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah:
a)      Persaingan mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Saat ini ada 11jt pengangguran dan 0,5jt diantaranya adalah sarjana.  Sebuah pekerjaan dapat diperebutkan hingga ribuan orang. Gaji seorang sarjana yang baru masuk saat ini berkisar Rp 1,4 juta perbulan. Apa bila kita bandingkan dengan pendapatan pengusaha baso yang mencapai Rp 14 juta perbulan, maka gaji pegawai tersebut tidak ada apa-apanya.
b)      Kebabasan menentukan nasib sendiri dan berkreasi. Seorang pegawai dengan gaji Rp 16 juta sebulan memiliki kompensasi berupa banyaknya waktu yang terbuang untuk bekerja dikantor. Seorang pengusaha yang berhasi mengembangan usaha dirumah, yaitu kentang goreng. Ia banyak memiliki waktu untuk keluarga dan dapat mengelola bisnisnya dengan tenang.
c)      Potensi mendapatkan penghasilan yang tinggi. Usaha keripik kentang, misalnya mampu memberikan keuntungan Rp 7 juta sebulan, lebih tinggi di bandingkan menjadi buruh pabrik dengan gaji Rp 900rb.
d)      Idealisme mengurangi pengangguran. Lulusan sarjana umumnya sudah dibekali dengan ilmu dan penerapan dalam bidangnya. Dengan demikian, para sarjana sepantasnya dapat berprinsip memberi dari pada menerima. Dalam kondisi sulit mencari pekerjaan seperti saat ini, tentunya peluang menciptakan lapangan pekerjaan sangat bermanfaat bagi banyak orang.

        Setelah bersemangat menjadi pengusaha muda, maka bagaimana mencapai mimpi tersebut?
a)      Mengubah impian menjadi visi
b)      Menyusun rencana strategis
c)      Menetapkan rencana jangka pendek
Dalam menyusun rencana jangan pendek, diperlukan perencanaan yang sesuai dengan kaidah SMART, yaitu:
1)      Specific, merupakan target yang harus dijabarkan secara jelas dan tidak bermakna ganda.
2)      Measurable, merupakan target yang dapat di ukur dengan jelas.
3)      Acheivable, merupakan target yang dapat dicapai dengan realistis.
4)      Reasonable,  merupakan penetapan target yang mempunyai pijakan yang kuat untuk dicapai.
5)      Time Based, merupakan kurun waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai target.
d)      Melaksanakan usaha

Setelah membuat rencana jangka pendek maka perlu dibuat rencana operasi, yaitru membuat struktur organisasi, menentukan pekerjaan, hak, dan tanggung jawab setiap orang dengan jelas, serta melaksanakan pengawasan atas jalannya pekerjaan sehingga mutu pekerjaan dapat dipertanggung jawabkan kualitasnya.



Referensi : Buku Kewirausahaan Karangan  : Suharyadi - Arissetyo Nugroho.
                       Purwanto S.K. - Maman Faturohman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar