
BAB
I
PENDAHULUAN
Dengan semakin
berkembangnya dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap
kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan sandang, memungkinkan banyak orang yang membuka usaha yang berhubungan dengan sandang, seperti usaha sepatu.
Usaha ini semakin menjanjikan keuntungan yang
memuaskan. Hal ini dapat dibuktikan
melalui semakin banyaknya permintaan akan sepatu dan semakin menjamurnya toko-toko khusus sepatu. Sepatu sudah menjadi bagian dari kehidupan warga urban khususnya perkotaan. kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan sandang, memungkinkan banyak orang yang membuka usaha yang berhubungan dengan sandang, seperti usaha sepatu.
Persaingan di
dunia bisnis juga semakin tinggi. Untuk menghadapi persaingan yang tinggi itu perlu
dilakukan strategi agar permasalahan-permasalahan yang ada dapat diatasi dengan baik.
Adapun hal- hal yang melatarbelakangi permasalahan tersebut meliputi
permasalahan dalam menjual sepatu ke berbagai lapisan masyarakat. Keterbatasan ruang dan waktu
yang dihadapi oleh perusahaan dalam
memasarkan sepatu baru juga dalam menyampaikan informasi terhadap pelanggan dengan cepat dan tepat. Cepat
dan tepat maksudnya adalah pelanggan dapat menerima langsung informasi tentang sepatu yang
mereka inginkan.
BAB II
KONSUMEN/
TARGET PASAR
ALShoes adalah toko yang menjual
beranekaragam sepatu wanita maupun pria. Sehingga banyak pilihan sepatu yang dipasarkan untuk konsumen. Sepatu yang
kami pasarkan berkualitas baik. Dengan itu konsumen dapat memakainya dengan
nyaman. Untuk memilih
target konsumen ada konsepnya, yaitu menggunakan STP (Segmentasi, Targeting, dan
Positioning). STP dari minuman ini yaitu :
Segmentasi
:
·
Geografis: Kota-Kota Besar di Indonesia
·
Demografis:
-
Gender : Wanita maupun pria
-
Usia : 4 Tahun Keatas
-
SSE : Semua Kelas Sosial
Targeting:
Pasar
sasaran ALShoes adalah semua kalangan
umur mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. ALShoes akan berlokasi di tempat yang terjangkau dan banyak
dikunjungi oleh semua orang.
Postioning:
“Berkualitas
dan Nyaman dengan Produk ALShoes”
BAB
III
BAGAIMANA
MEMULAI BISNIS
Untuk
menjalankan peluang bisnis ini, ada beberapa hal penting yang perlu Anda
siapkan terlebih dahulu, antara lain sebagai berikut :
3.1
Skill
dan Pengetahuan
Terdapat beberapa bentuk pengetahuan
yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan, yaitu : pengetahuan mengenai
usaha yang akan dirintis dan pengetahuan akan lingkungan usaha di sekitarnya
yang akan mempengaruhi kegiatan wirausaha, pengetahuan tentang peran dan
tanggung jawab, pengetahuan tentang kepribadian dan tanggung jawab, dan
pengetahuan yang terkahir adalah pengetahuan tentang manajemen dan organisasi
bisnis. Modal utama Anda adalah skill dan pengetahuan tentang perkembangan sepatu apa saja yang saat
ini ada di pasaran.
Untuk itu Anda harus teliti melihat perubahan minat konsumen melalui koran, majalah, internet,
maupun mengamati perkembangan sepatu yang sedang digemari masyarakat luas.
Dengan adanya
pengetahuan tersebut, maka seorang wirausaha dituntut untuk bisa kreatif dan
inovatif yang tercermin dalam:
• Kemampuan dan kemauan untuk memulai usaha (start-up).
• Kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (creative).
• Kemampuan dan kemampuan untuk mencari peluang (opportunity).
• Kemampuan dan keberanian untuk menanggung resiko (risk bearing).
• Kemampuan untuk mengembangkan ide dan meramu sumber daya.
• Kemampuan dan kemauan untuk memulai usaha (start-up).
• Kemampuan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (creative).
• Kemampuan dan kemampuan untuk mencari peluang (opportunity).
• Kemampuan dan keberanian untuk menanggung resiko (risk bearing).
• Kemampuan untuk mengembangkan ide dan meramu sumber daya.
3.2
Kerjasama/Jaringan
Untuk mempertahankan bisnis, salah
satu strategi yang harus dibangun adalah dengan mengembangkan/memperkuat
jaringan ( networking ) usaha. Dimana kita harus dapat bersinergi,
berkolaborasi dan saling menjalin kemitraan dengan toko-toko lain, baik usaha yang sejenis maupun
usaha yang berbeda dengan tujuan untuk memperluas akses dan penting bagi peningkatan kualitas
layanan dan produktivitas usaha dengan berbagai kemungkinan yang dapat
dijalankan sekaligus dikerjasamakan. Menjalin kerjasama dengan supplier sepatu yang memberikan
penawaran harga lebih murah tanpa harus mengesampingkan kualitas bahan dari sepatu yang digunakan.
3.3
Tenaga Kerja
Tenaga kerja juga menjadi salah satu bagian yang terpenting dalam berwirausaha. Tenaga kerja ikut
menentukan tercapainya tujuan dan proses kegiatan usaha untuk mencapai
keberhasilan yang telah ditetapkan wirausaha didalam perusahaannya. Tanpa
adanya tenaga kerja yang berkualitas tidak akan ada keberhasilan didalam usaha tersebut. Oleh karena itu untuk memulai usaha carilah tenaga kerja yang benar-benar kreatif dan memiliki skill
bagus dalam hal kemampuan
melayani pelanggan dan sopan dalam berhubungan dengan pelanggan.
Bila perlu lakukan seleksi ketat sebelum akhirnya menentukan tenaga kerja yang
Anda gunakan.
3.4
Kualitas
ALShoes adalah toko yang menjual beraneka ragam sepatu
yang menjamin kualitas yang baik. Sepatu yang kami tawarkan diambil dari
supplier yang sudah terjamin dan terbukti kualitasnya. Selalu
lakukan pengontrolan (quality control) pada produk sepatu yang ditawarkan
terhadap pelanggan, hal ini penting agar kualitas produk Anda tetap terjaga dan
tidak kalah bersaing dengan produk minuman herbal lainnya yang ada di pasaran.
3.5
Trending Topic
Dengan sedikit kreatifitas dan cerdas
melihat tren yang ada, kita bisa memanfaatkan trend yang ada untuk
memperkenalkan usaha kita lebih luas lagi. Saya mengibaratkan seperti yang
dapat kita lihat dari fenomena trending topic di Twitter. Perhatikan perkembangan
trend sepatu
di luar negeri agar produk-produk yang Anda ciptakan tidak ketinggalan jaman
dan laris manis diserbu konsumen.
BAB
IV
KEUNTUNGAN
BISNIS
Tak bisa dipungkiri bahwa sampai kapan sepatu bisa digandrungi
para konsumen dari berbagai kalangan. Karena menjamurnya toko sepatu yang dibuka. Maka dari itu banyaknya merk dan model yang dipasarkan menjadi
solusi konsumen agar tidak ketinggalan trend yang ada..
Peluang inilah yang dimanfaatkan sebagian besar pelaku usaha sehingga mereka
bisa meraup untung besar setiap bulannya melalui beraneka ragamnya model-mode sepatu yang dibutukan oleh konsumen.
Kondisi ini tentunya menjadi
peluang besar bagi para produsen sepatu,
sebab permintaan konsumen tidak hanya dari perorangan saja namun juga bisa
melayani pesanan masal dari instansi tertentu.
Dampak positif
yang ditimbulkan oleh usaha ALShoes adalah:
·
Pendayagunaan tenaga kerja lokal (menyediakan lapangan kerja
bagi masyarakat sekitar)
·
Memberikan contoh nyata cara melakukan wirausaha terhadap
warga sekitar
·
Keuntungan dalam bisnis ALShoes ini yakni
merupakan toko yang menjual beraneka
ragam sepatu wanita maupun pria, mulai dari anak-anak sampai dengan orang
dewasa.
BAB
V
KENDALA
BISNIS
Beberapa kendala yang sering dihadapi para pelaku usaha sepatu yaitu
ketersediaan bahan baku yang sering terlambat. Bila permintaan sedang naik,
persediaan bahan baku pun cenderung sulit ditemukan sehingga mengakibatkan adanya
kenaikan harga.
Kendala bisnis ALShoes, seperti:
·
Kenaikan mendadak harga bahan-bahan mengakibatkan perusahaan
mengalami penurunan omzet
·
Produk baru dapat dengan mudah mendapatkan saingan serupa.
Tantangan utama akan datang dari usaha-usaha yang memiliki modal lebih besar,
dimana mereka dapat melakukan pembelian bahan-bahan secara lebih murah dengan
grosir
·
Berkurangnya minat pasar apabila tidak dilakukan inovasi yang
terus-menerus.
BAB
VI
STRATEGI
PEMASARAN
Untuk memperluas jaringan pemasaran produk ALShoes, Anda bisa melakukannya
dengan mengikuti berbagai macam pameran UKM yang sering diselenggarakan
instansi pemerintahan maupun swasta. Melalui kegiatan tersebut, Anda bisa
menambah jaringan bisnis, dan memperbesar peluang pasar yang dimiliki.
Sedangkan untuk
memperluas jangkauan pasar, Anda bisa memanfaatkan media massa seperti memasang
iklan di majalah, koran, atau memanfaatkan internet marketing sebagai solusi
tepat pemasaran UKM.
Pemasaran dan Strategi pemasaran yang
akan dilakukan mencakup sebagai berikut:
1.
Pengambilan Keputusan
Proses
keputusan pembelian dipandang sebagai serangkaian tahap yang dilalui pembeli
dalam membeli sebuah produk atau jasa. Proses pengambilan keputusan ini
menyertakan lima tahap, yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi,
evaluasi alternatif, tindakan pembelian dan evaluasi pasca-pembelian (Lee dan
Johnson, 2007).
a. Pengenalan
kebutuhan
Pada tahap ini konsumen membayangkan kesenjangan
antara keadaaan aktual dengan keadaan yang diharapkan.
b. Pencarian
informasi
Saat konsumen telah mengidentifikasi kebutuhannya,
maka ia akan mengumpulkan informasi tentang cara pemenuhan kebutuhannya
tersebut, baik secara internal, maupun eksternal.
c. Evaluasi
alternatif
Berdasarkan informasi yang telah dikumpulkannya,
konsumen mengidentifikasi dan mengevaluasi cara-cara pemenuhan kebutuhannya
dengan cara menilai pilihan terbaik dari segi harga, kualitas, waktu dan faktor
lain yang dianggap penting.
d. Pembelian
Setelah melalui berbagai pertimbangan, maka konsumen
akhirnya membuat keputusan pembelian. Keputusan ini menyangkut jadi atau tidak
melakukan pembelian, di mana dibeli dan kapan dibeli.
e. Evaluasi
pasca-pembelian
Setelah sebuah produk dibeli, biasanya konsumen akan
menilai hasil pembelian.
2.
Keputusan Pembelian
Menurut Kotler
(dikutip dari tjiptono, 1995 : 20) pada umunnya terdapat lima macam peranan
yang dapat dilakukan seorang konsumen dalam proses pembelian barang ataupun
jasa, yaitu :
a. Pemrakarsa
(initiator), yaitu orang yang pertama kali menyadari adanya keinginan
atau kebutuhan yang belum terpenuhi dan mengusulkan ide untuk membeli suatu
barang atau jasa tertentu.
b. Pemberi
pengaruh (infuencer), yaitu orang yang pandangan, nasihat atau pendapatnya
mempengaruhi keputusan pembelian.
c. Pengambil
keputusan (decider), yaitu orang yang menentukan keputusan pembelian, misalnya
apakah jadi membeli, apa yang dibeli, bagaimana cara membeli, atau dimana
membelinya.
d. Pembeli
(buyer), yaitu orang yang melakukan pembelian aktual.
e. Pemakai
(user), yaitu orang yang mengkonsumsi atau menggunakan barang atau jasa
yang dibeli.
3. Perilaku
Konsumen
Menurut
Engel, et al. (1994), terdapat tiga faktor utama yang mempengaruhi perilaku
konsumen, yaitu sebagai berikut.
a. Faktor
sosial budaya yang terdiri dari kebudayaan, budaya khusus, kelas sosial,
kelompok sosial dan referansi serta keluarga.
b. Faktor
perbedaan individu, yang terdiri dari sumber daya konsumen, motivasi dan
keterlibatan, pengetahuan, sikap, serta kepribadian, gaya hidup dan demografi.
c. Faktor
psikologis yang terdiri dari pengolahan informasi, proses pembelajaran, serta
perubahan sikap dan perilaku
BAB VII
KUNCI
SUKSES
Kunci sukses yang utama dari ALShoes ini adalah, memberikan pelayanan
yang memuaskan dan respon yang cepat karena ALShoes ini lebih mengutamakan konsumen
sebagai raja. Lalu juga kami selalu menanggapi pertanyaan-pertanyaan konsumen
tentang apa saja yang bersangkutan dengan sepatu. Fokus terhadap satu usaha terlebih dahulu. Belajar
dengan hal-hal baru mengenai suatu hal atau konsep bisnis.
Sebagai pelaku UKM ada dua kunci sukses
yang perlu Anda terapkan. Pertama, pupuklah mental juara dalam diri Anda dan
jadilah pemenang dalam setiap tantangan yang ada. Jangan pernah takut dengan
persaingan yang ada di depan Anda, karena dalam setiap tantangan ada peluang
baru yang bisa Anda manfaatkan. Kedua, teruslah kreatif dan inovatif.
BAB
VIII
ANALISA
EKONOMI
dana
yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
- Pembelian
Kios
Rp. 45.000.000,-
- Perlengkapan
dan peralatan toko Rp.
55.000.000,-
- Bahan
Produksi Rp. 25.000.000,-
- Dan
lain-lain Rp. 35.000.000,- +
Total Rp. 160.000.000,-
BAB
IX
PENUTUP
a)
Kesimpulan
Pada dasarnya
ALShoes adalah toko yang mejual bermacam-macam sepatu wanita maupun pria dengan
semua kalangan. Dengan menjamin memberikan kenyamanan kepada pelanggan dan
memasarkan sepatu dengan kualitas terbaik. Dan juga memberikan harga yang
terjangkau.
b)
Saran
Dapat memberikan gambaran tentang
bidang usaha yang nanti nya akan memberi jaminan sukses dalam penjualannya atau
peluang usaha yang dapat ditekuni sebagai usaha sampingan selain itu juga
memberi kita pelajaran untuk berwirausaha.
c)
Penutup
Demikian perencanaan bisnis ini saya
buat untuk memenuhi tugas kuliah. Semoga langkah ini dapat memberikan
pengalaman baru dan bermanfaat untuk semua orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar